Tuhan Berdaulat Mengatur Semua Peristiwa

1 Samuel 17:51-58

Sering kali kita mengira bahwa perubahan besar dalam hidup harus terjadi melalui proses yang besar, dramatis, dan sudah kita rencanakan sebelumnya. Namun Tuhan kerap bekerja dengan cara yang berbeda. Ia memakai peristiwa-peristiwa yang tampaknya biasa, tugas-tugas sederhana, bahkan keadaan yang tidak pernah kita rencanakan, untuk membawa kita selangkah demi selangkah menuju penggenapan rencana-Nya. Ketika Tuhan bekerja, sebuah peristiwa yang tampaknya biasa dapat menjadi titik balik yang mengubah segalanya.

Ayat 51-54. Situasi peperangan secara drastis berubah. Daud berlari menghampiri rubuh Goliat, mengambil pedang Goliat, dan memakainya untuk memancung kepala Goliat. Senjata yang semula diandalkan oleh Goliat untuk mengancam Daud sekarang memakan tuannya sendiri. Orang Filistin yang selama 40 hari begitu yakin akan keunggulannya dengan mengandalkan Goliat, sekarang melarikan diri ketakutan. Sementara orang Israel yang selama ini ketakutan dan kehilangan harapan, sekarang dibangkitkan keberaniannya, mengejar pasukan Filisitin sampai masuk ke wilayah Filistin.

Kondisi yang ada selama 40 hari, berubah dan berbalik hanya dengan tindakan seorang remaja dengan senjata seadanya–tetapi disertai oleh Tuhan Semesta Alam! Dan ketika Tuhan bekerja, semuanya berubah! “Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi” (Maz. 126:1). Hampir tidak bisa dipercaya–baik oleh orang Filistin maupun orang Israel–bagaimana situasi berbalik 180 derajat oleh pekerjaan TUHAN!

Ayat 55-57. Sebelum semua itu terjadi, Saul–yang takjub karena melihat keberanian Daud–bertanya kepada Abner mengenai identitas Daud. Abner tidak bisa mejawab. Maka ketika Daud sudah mengalahkan Goliat, Abner memanggilnya untuk menhadap Saul. Daud datang dengan membawa bukti kemenangan–kepala Goliat–menghadap Saul, dan di sana ia mengatakan bahwa ia adalah anak Isai dari Berlehem.

Ini menimbulkan pertanyaan: bukankah Daud sudah melayani Saul bermain kecapi untuk mengusir roh jahat yang datang mengganggunya? Dan pada waktu itu hamba-hamba Saul sudah menyebutkan identitas Daud, bahkan Saul sendiri sudah meminta Isai untuk memberikan Daud menjadi pelayannya? Bahkan Saul mengatakan bahwa ia suka kepada Daud? (1 Sam. 16:17-19). Lalu mengapa masih ada pertanyaan ini?

Bisa jadi, sekalipun Daud sudah melayani Saul dalam kapasitas sebagai pemain kecapi, namanya belum terregister di benak Saul. He was just one of the many servants in his palace. Pelayanannya tidak tetap, Daud masih bolak-balik dari istana Saul ke rumahnya untuk menggembala–hanya dipanggil kala Saul sedang diganggu oleh roh jahat. Tapi sekarang, di peristiwa yang monumental ini, barulah Daud dikenal! TUHAN yang mengatur, sehingga nama Daud menjadi bahan pembicaraan di seluruh Israel! The LORD registered David’s name!

Parhatikan bagaimana Tuhan bekerja untuk membawa orang pilihan-Nya ke tempat atau posisi yang telah dijanjikan-Nya. Secara alamiah atau organik, melalui peristiwa-peristiwa yang terjadi, Tuhan menghadirkan dan menempatkan Daud sebagai problem-solver, dan secara alamiah, secara gradual, nama Daud menjadi dikenal–dan akan terus makin dikenal, sehingga ketika tiba waktunya ia menjadi raja, semua orang bisa menerima sebagai sebuah kewajaran!

Jangan kuatir tentang masa depanmu, masa depan karirmu, dan yang lebih penting: masa depan penggenapan janji Tuhan dalam hidupmu. Tuhan yang menjanjikan, Tuhan yang akan menggenapi–dan saat ini, Ia sedang bekerja secara organik, secara alamiah, rapi tertata sesuai hikmat-Nya, di dalam waktu-Nya–membawamu tahap demi tahap ke tempat yang telah disiapkan-Nya untukmu untuk melayani Dia sesuai janji panggilan-Nya.

Penerapan:
Tidak kuatir dan gelisah tentang perjalanan karirmu, tetapi percaya kepada Tuhan dan mentaati pimpinan-Nya selangkah demi selangkah–tidak perlu merekayasa atau memanipulasi, tapi berserah kepada Tuhan untuk membawa saya ke tempat dan berrelasi dengan orang sesuai kehendak-Nya.

Views: 1

This entry was posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh. Bookmark the permalink.