Author Archives: Mathetes

Pekerja yang Memuliakan Tuhan

Titus 2:9-15 rinsip kehidupan Illahi yang harus dijalani oleh umat Tuhan yang berposisi sebagai hamba atau karyawan : (1) mentaati majikannya, dan berusaha untuk menyenangkan majikannya–tidak sekedar taat melakukan tugas, tetapi melakukannya dengan maksimal dan dengan senang hati sehingga majiaknnya … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Titus | 2 Comments

Kehidupan Orang Muda di dalam Tuhan

Titus 2:4-8 rang-orang muda merupakan bagian dari komnitas dalam masyarakat yang perannya seringkali lebih besar–karena di usia muda, potensi mereka (kecerdasan, kekuatan, sumber daya) berada pada kondisi yang optimal. Apabila kehidupan orang muda dibaktikan untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Titus | 1 Comment

Senior Citizen yang Memberkati Jemaat

Titus 2:1-4 i antara umat Tuhan, ada warga senior, laki-laki dan perempuan yang berusia lanjut. Mereka memiliki posisi dan peran di dalam jemaat. Mungkin mereka sudah tidak lagi bisa terlobat banyak dalam melakukan aktifitas-aktiftas dalam jemaat, tetapi mereka tetap dituntut … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Titus | 2 Comments

Karakter Pembicaraan Hamba Tuhan

Titus 2:1-4 ertolak belakang dengan kehidupan pengajar-pengajar palsu yang disebut oleh Paul sebelumnya, tanggung jawab Titus adalah memberitakan (laleo: to talk, speak, preach) sesuai dengan doktrin (pengajaran) yang sehat (ayat 1). “Mengajar” di sini tidak dalam konteks: mengajar secara sistematis … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Titus | 2 Comments

Panggilan Bagi Yang Letih dan Berbeban

Matius 11:28-30 da 2 kondisi orang yang memperoleh tawaran dari Tuhan Yesus untuk datang kepada-Nya: (1) Letih lesu (kopiao: to be worn out, weary, faint, kelelahan karena bekerja/berupaya). Kelelahan, kehabisan tenaga karena aktif untuk bekerja atau berusaha. Hidup isinya hanya … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments