Kesalehan Palsu

Lukas 14:1-6

Kesalehan seseorang bisa menjadi kedok hati yang jahat. Orang yang mengutamakan kesalehan lahiriah dan legalistik padahal sikap dan tindakannya tidak mencerminkan hati yang memiliki sifat dan moralitas Illahi adalah orang-orang yang munafik. Ciri yang nampak: ketat sekali menerapkan aturan untuk orang lain, tetapi membuat pengecualian untuk diri sendiri. Hidup dengan standar ganda: keras dan mencari kesalahan orang lain, tapi punya alasan pembenar untuk diri sendiri.

Continue reading

Views: 49

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Betapa Besar Kasih Karunia Tuhan

Lukas 13:31-35

Hidup Tuhan Yesus tidak diatur oleh desakan dunia atau manusia, tetapi diatur oleh “jadwal Tuhan”. Tuhan Yesus tahu rencana Allah Bapa, dan Ia menjalani hidup-Nya mengikuti rencana itu. Ia hanya melakukan kehendak Bapa-Nya, dalam apa yang dilakukan, di mana melakukan, dan kapan melakukannya. Agenda Tuhan Yesus adalah agenda Bapa-Nya (ayat 31-32).

Continue reading

Views: 47

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Hidup di Dalam Anugerah Tuhan

Filipi 4:21-23

Pada akhir suratnya, Paulus memberi salam kepada semua orang kudus di Filipi (ayat 21). Paulus juga menyampaikan salam dari para saudara sesama pekerja yang menyertainya (ayat 21), dan salam dari orang-orang percaya di Roma, khususnya mereka yang ada di istana Kaisar Roma (ayat 22).

Continue reading

Views: 109

Posted in Filipi, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Kemurahan Hati Karena dan Untuk Tuhan

Filipi 4:14-20

Paulus memberi apresiasi kepada jemaat FIlipi yang mengambil bagian untuk memenuhi kebutuhan atau beban hidup Paulus. Beban jemaat Filipi sudah tumbuh sejak masa awal mereka bertobat, karena ketika Paulus melayani di Tesalonika, jemaat Filipi sudah berkali-kali mengirimkan dukungan kepada Paulus. Hanya jemaat Filipi, tidak ada jemaat lain yang mendukung Paulus pada waktu itu (ayat 14-16).

Continue reading

Views: 51

Posted in Filipi, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Rahasia Hidup yang Stabil: Di dalam Tuhan

Filipi 4:10-13

Di dalam Tuhan, seorang percaya memiliki hidup yang seimbang dan stabil. Tidak mudah digoyahkan oleh perubahan situasi, tidak mudah digoncang oleh apa yang dialami, tidak mudah dipengaruhi oleh krisis, tidak panik ketika ada masalah, tidak sombong ketika situasi aman. Tuhan memberi kekuatan kepada orang percaya untuk teguh–faktor penentunya adalah kekuatan dari Tuhan, bukan situasi yang harus dihadapi.

Continue reading

Views: 43

Posted in Filipi, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment