Menjadi Berkat dalam Situasi Apapun

Kisah Rasul 28:1-31

Ketika “kemalangan” datang bertubi-tubi, orang berpikir bahwa pasti itu adalah tulah dan hukuman atas dosa. Penduduk Malta berpikir bahwa Paulus adalah seorang pembunuh, karena sekalipun selamat dari badai, ia kemudian digigit ular yang racunnya membawa kematian seketika. Tetapi Tuhan melindungi Paulus, dan peristiwa itu justru membuka jalan bagi Tuhan untuk menyembuhkan ayah gubernur Malta dan banyak orang sakit lainnya.

Continue reading

Views: 61

Posted in Kisah Para Rasul, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Melayani Tanpa Tawar Hati

Minggu, 12 April 2020

“Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.” (2 Korintus 4:1).

Kamu menerima pelayanan ini karena kasih karunia/anugerah Allah. Bukan karena idemu sendiri, tetapi ini merupakan keingian Tuhan. Kalau kamu diberi pekerjaan atau pelayanan, itu karena Allah mengasihimu.

Continue reading

Views: 86

Posted in Refleksi | 6 Comments

Umat Tuhan di Tengah Badai Kehidupan

Kisah Para Rasul, 27:1-44

Perjalanan yang sulit untuk mencapai Roma. Menjelang musim dingin angin berlawanan dengan arah perjalanan. Paulus sudah memperingatkan kemungkinan bahaya bila terus berlayar, tetapi tidak didengarkan. Datang topan yang sangat besar–selama beberapa hari tidak bisa melihat matahari maupun bintang. Sampai-sampai orang mulai kehilangan harapan hidup.

Continue reading

Views: 69

Posted in Kisah Para Rasul, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Apakah Injil Bagimu?

Kisah Para Rasul 26:1-32

Kesaksian Paulus di hadapan Agripa. Cara bersaksi yang berbeda dibanding ketika berbicara di depan Festus. Di depan Festus, Paulus membela diri terkait dengan kasus hukumnya saja, di depan Agripa Paulus memberi kesaksian pribadi tentang pertobatannya dan memberitakan Injil. Kasus hukumnya di Yudea sudah selesai–ia naik banding kepada Kaisar. Sehingga Paulus tak lagi berbicara mengenai dakwaan atasnya, namun memakai kesempatan itu untuk memberitakan Injil dan menantang agar Agripa mau percaya.

Continue reading

Views: 53

Posted in Kisah Para Rasul, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Jadilah Kehendak-Mu

Kisah Para Rasul 25:1-27

Dua tahun berlalu, orang-orang Yahudi masih berniat untuk membunuh Paulus dengan tipu daya, karena mereka tidak memiliki tuduhan apapun yang bisa dipakai dalam pengadilan Romawi. Sistem hukum pemerintah Romawi dipakai Tuhan untuk melindungi Paulus dan untuk membawa Paulus pergi ke Roma. Dan sistem hukum itu memberi kesempatan kepada Paulus untuk bersaksi di hadapan gubernur, raja, dan para pejabat tinggi. Benih Injil disebarkan di tempat-tempat yang tak terduga, dengan cara yang tak terduga pula. Tuhan berdaulat memilih cara untuk melaksanakan rencana-Nya.

Continue reading

Views: 37

Posted in Kisah Para Rasul, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment