Penurut Allah

Efesus 5:1-21

Perintah untuk hidup sebagai anak-anak Allah yang kekasih, yang menurut/mengikuti/meniru/mengimitasi Allah (ayat 1), dalam hal: (a) Hidup di dalam kasih seperti Kristus sudah mengasihi jemaat dan memberikan DiriNya sendiri sebagai korban bagi jemaat–kasih yang berkorban (ayat 2); (b) Hidup di dalam kemurnian sebagaimana seharusnya orang-orang kudus, dengan tidak melakukan percabulan, kecemaran, keserakahan (ayat 3); (c)Tidak mengeluarkan kata-kata kotor, kata-kata bodoh (senseless), kata-kata cerdik/lucu tapi kasar dan tidak pada tempatnya (ayat 4); dan (d) Tidak berkawan (tidak ambil bagian dalam perbuatan) mereka, sebab itu semua adalah perbuatan yang tidak mendapat tempat di dalam Kerajaan Allah, padahal jemaat adalah anggota Kerajaan Allah (ayat 5-7).

Continue reading

Views: 36

Posted in Efesus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Pandangan Seorang Hamba

Ibadah Minggu GKJ Karanganyar

Yohanes 1:6-8, 19-28

Ada 3 utusan Allah yang ditunggu-tunggu oleh orang Yahudi: Mesias, Elia (Mal. 4:5), dan Nabi yang akan datang (Ula. 18-15-18). Ketika Yohanes mulai pelayanan dan pembabtisan di Betania di seberang sungai Yordan, elit agama di Yerusalem datang untuk menanyakan siapa Yohanes ini.

Continue reading

Views: 47

Posted in Homili | 2 Comments

Tinggalkan Hidup Lama

Efesus 4:17-32

Pengajaran tentang cara hidup baru di dalam Kristus: “Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah” (ayat 17). Kehidupan orang yang tidak mengenal Allah (ayat 18-19): (a) Pikirannya sia-sia: vanity, worthless, empty, purposelesness (17)–hasil pikiran. Pengertiannya digelapkan: darkened, menjadi gelap karena terasing dari Allah yang disebabkan oleh kedegilan hati mereka (ayat 18)–proses/cara berpikir; (b) Perasaannya sudah keras/tumpul/callous, karena sudah menyerahkan diri mereka kepada hawa nafsu (sensuality) untuk melakukan segala macam kecemaran dengan rakus–hasil kehidupan yang imoral (ayat 19)

Continue reading

Views: 58

Posted in Efesus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Hidup Sepadan Panggilan-Nya

Efesus 4:1-16

Paulus menasehati jemaat agar hidup sepadan/layak dengan panggilan di dalam Kristus, agar menjaga kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera. Upaya menjaga kesatuan itu dengan sikap rendah hati, lemah lembut, ketekunan, dan kesabaran/toleransi satu sama lain (ayat 1-3). Paulus memberi tekanan bahwa jemaat adalah satu kesatuan (ayat 4-6): satu tubuh, satu Roh, satu panggilan, satu Tuhan, satu iman, satu babtisan, satu Allah Bapa (bagi semua, di atas semua, melalui semua, dan di dalam semua).

Continue reading

Views: 79

Posted in Efesus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Doa Agar Mengalami Allah

Efesus 3:14-21

Doa Paulus dimulai dengan pengakuan bahwa Allah Bapa adalah sumber “nama” dari semua keluarga di sorga dan bumi (ayat 14-15). Baik orang Yahudi (yang adalah keturunan Abraham), maupun orang bukan Yahudi–menjadi satu keluarga di dalam Kristus.

Continue reading

Views: 69

Posted in Efesus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments