Ibrani 13:9-14
Ada ajaran yang memberi tekanan kepada ritual dan aturan tentang makanan (apa yang tidak boleh dimakan dan yang dianjurkan untuk dimakan)–seolah ritual dan aturan makanan itu yang memberi pertumbuhan rohani dan menguduskan orang. Padahal pengudusan dan pertumbuhan itu adalah pekerjaan Tuhan di dalam hati orang percaya berdasar anugerah di dalam Kristus: “hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan” (ayat 9).
Ayat 9. Peringatan agar tidak dihanyutkan atau dipengaruhi oleh ajaran-ajaran asing/aneh–agaknya ada ajaran yang berkembang pada masa itu yang salah satunya menyatakan bahwa orang akan diperkuat/bertumbuh secara rohani apabila makan makanan tertentu atau mengikuti diet tertentu. Panulis menegaskan bahwa yang baik untuk pertumbuhan hidup orang percaya adalah anugerah Kristus saja. Diet atau larangan mengkonsumsi makanan tertentu tidak memberi manfaat apa-apa untuk kehidupan rohani.
Ayat 10-12. Penulis menguraikan tentang sistem korban dalam Taurat, di mana binatang korban dibunuh di luar Kemah Suci, dan darahnya yang dibawa masuk ke Ruang Kudus sebagai korban penebus dosa. Diparalelkan atau digenapi dengan kematian Tuhan Yesus di luar Bait Suci Yerusalem, dan darah-Nya menjadi korban penebus dosa manusia.
Pengorbanan Kristus yang menyelamatkan inilah yang memperkuat iman; anugerah keselamatan di dalam Kristuslah yang diperlukan untuk hidup di hadapan Tuhan. Bukan aturan untuk memakan atau tidak memakan makanan tertentu. Penulis mengingatkan bahwa aturan makanan itu tidak membuat orang Israel menjadi kudus hidupnya. Tuhan Yesus sendiri menyatakan, “… segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam perut lalu dibuang di jamban? Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.” (Mat. 15:17-18).
Ayat 13-14. Dengan alasan pengorbanan Kristus itulah, penulis mengajak umat Tuhan untuk datang kepada Kristus, bukan kepada aturan keagamaan lama menurut Taurat. Sebab aturan agama menurut Taurat itu bersifat sementara, sebagai bayangan akan karya keselamatan Kristus. Ketika semua sudah digenapi oleh Kristus di kayu salib, maka aturan Taurat tak lagi berlaku; yang berlaku adalah aturan anugerah Tuhan di dalam Kristus sampai selama-lamanya.
Penerapan:
Terus mengingat bahwa sumber kehidupan saya adalah anugerah Allah di dalam Kristus, dan bukan ritual atau aturan keagamaan.
Views: 2