Proses Penggenapan janji TUHAN

Hakim-hakim 1:1-26

Sepeninggal Yosua, bangsa Israel melanjutkan proses penaklukan Tanah Perjanjian. Mengapa masih berjuang? Bukankah TUHAN sudah memberikan seluruh negeri itu kepada orang Israel (Yos. 21:43). Dalam Yosua 21, dicatat pembagian wilayah dan kota-kota kepada semua suku Israel–tetapi, belum secara faktual, melainkan secara formal, berdasar ketetapan TUHAN yang diberikan kepada Musa. Masing-masing suku harus berperang merebut wilayah yang menjadi bagiannya.

Bukan berarti mereka berjuang dari nol: hanya mendapat janji, lalu bekerja sendiri; melainkan TUHAN sudah membuka jalan utama untuk mereka. Di bawah pimpinan Yosua, TUHAN menyerahkan raja-raja dan wilayah Kanaan: total ada 31 raja yang telah dikalahkan (Yos. 12:24). Rajanya, penguasanya, pusat pemerintahannya sudah dikalahkan semua. Namun basih banyak wilayah yang sekalipun sudah diserahkan oleh TUHAN, tetapi belum diduduki oleh bangsa Israel (Yos. 13:1).

Israel “tinggal” melanjutkan untuk menduduki wilayahnya sampai tuntas. Dengan memakai Yosua untuk mempimpin, TUHAN sudah menyerahkan dan mengalahkan raja/penguasa/pusat pemerintahan–sekarang masing-masing suku umat TUHAN diberi tanggung jawab untuk merebut dan menduduki semua wilayah yang sudah ditetapkan TUHAN bagi mereka. Tidak ada lagi kepemimpinan yang tersentral di satu orang, seperti Musa atau Yosua, tetapi masing-masing suku sekarang harus berinisiatif dan bergerak.

Contoh yang diberikan adalah gerakan suku Yehuda. Dimulai dengan umat TUHAN bertanya kepada TUHAN, mencari pimpinan TUHAN bagaimana mereka harus mulai bekerja. Dan TUHAN memberi konfirmasi serta janji kemenangan (ayat 1-2). Selanjutnya, perjuangan itu diserahkan kepada inisiatif/strategi suku Yehuda. Ketika mereka maju, TUHAN menyerahkan orang Kanaan dan orang Feris ke dalam tangan mereka (ayat 4).

Di level personal, diberi contoh bagaimana Kaleb bekerja merebut dan menduduki wilayah yang ditetapkan/djanjikan TUHAN kepadanya (ayat 12-15). Disebut juga keturunan Hobab–ipar Musa–yang menduduki padang gurun Yehuda di Tanah Negeb (ayat 16). Catatan pentingnya adalah: “Dan TUHAN menyertai suku Yehuda, sehingga mereka menduduki pegunungan itu” (ayat 19). Keturunan Yusuf juga maju menyerang Betel,dan TUHAN menyertai mereka. Bukan semata-mata usaha umat TUHAN, melainkan penyertaan TUHAN yang membuat mereka berhasil.

Penerapan:
Ada janji Tuhan, ada penggenapan janji Tuhan. Ada kalanya Tuhan memimpin langsung umat-Nya untuk menggenapi janji-Nya. Ada kalanya Tuhan menyerahkan inisiatif kepada umat-Nya, tetapi tetap mempimpin dan menyertai, sehingga memberikan kemenangan.
Kunci keberhasilan: (1) ada janji Tuhan yang jelas; (2) mencari pimpinan Tuhan; (3) mau melakukan bagiannya; (4) terus meminta penyertaan Tuhan.

Views: 6

This entry was posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *