Tentang Blog Ini
-
Tulisan Terbaru
-
Pencarian
Kategori
Admin Blog
Category Archives: Saat Teduh
Janji Tuhan itu Kokoh dan Bisa Dipegang
Ibrani 6:9-20 rang ragu untuk memegang janji atau harapan, kalau ia tidak memiliki jaminan bahwa janji atau harapan pasti dan tak berubah. Sebuah janji atau harapan bisa diragukan, ketika yang memberikan janji atau harapan itu adalah prbadi yang tidak bisa … Continue reading →
Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Janji Tuhan itu Kokoh dan Bisa Dipegang
Kalau Tidak Mau Maju, Pasti Akan Mundur
Ibrani 6:1-8 emandegan pertumbuhan dalam pengajaran itu memiliki risiko yang besar. Jemaat yang tidak bertumbuh dewasa dalam pengajaran–yang masih juga berkutat dengan doktrin-doktrin yang elementer dan tidak mau berkembang–terancam risiko kemunduran iman, yang apabila dibiarkan berlanjut bisa membuat berpaling dari … Continue reading →
Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Kalau Tidak Mau Maju, Pasti Akan Mundur
Ciri Kekanak-kanakan Rohani
Ibrani 5:11-14 enulis Ibrani merasa ragu apakah jemaat akan bisa menerima pengajaran yang dalam mengenai Tuhan Yesus, karena ia menilai jemaat lamban untuk belajar karena mereka belum dewasa secara rohani. Ada tiga ciri jemaat yang belum dewasa secara rohani: (1) … Continue reading →
Tuhan Yesus, Sang Sumber Keselamatan Abadi
Ibrani 5:1-10 uhan Yesus memenuhi kriteria untuk menjadi Imam Besar Agung: Ia dipilih oleh Tuhan sendiri dengan ketetapan yang melampaui ketetapan agama Yahudi, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan bagi manusia sebagai Perantara, Ia telah menjadi manusia sehingga bisa merasakan … Continue reading →
Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Tuhan Yesus, Sang Sumber Keselamatan Abadi
Imam Besar Agung, Sang Penolong
Ibrani 4:14-16 uhan Yesus adalah Imam Besar Agung, yang pelayanan-Nya melampaui yangbisa dilakukan imam besar agama Yahudi–sebab Tuhan Yesus menjadi Imam Agung di sorga. Tuhan Yesus juga adalah Imam Besar Agung yang sempurna, sebab Ia sudah mengalami semua kelemahan manusia … Continue reading →