Category Archives: Perjanjian Baru

Pergumulan Iman

Yohanes 4:43-54 Iman kepada Tuhan itu dinamis, bertumbuh, terus bergerak. Ada tahap-tahap perkembangan iman seseorang kepada Tuhan. Ada proses yang diijinkan Tuhan untuk dilalui. Proses itu terjadi di dalam diri seseorang yang belajar berjalan dalam iman. Bagian Injil ini memberi … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 10 Comments

Tuhan Bekerja Sesuai Keadaanmu

Yohanes 4:1-42 Tujuan kedatangan Yesus adalah: menyelamatkan manusia, memberikan air kehidupan. Tuhan akan bekerja pada seseorang agar orang itu percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat. Caranya berbeda-beda, karena situasi, kondisi, dan kebutuhan setiap orang juga berbeda-beda. Tetapi pesannya tetap sama: Yesus … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | Leave a comment

Dia Harus Makin Bertambah, dan Aku Makin Berkurang

Yohanes 3:22-36 Cara pandang yang benar mengenai posisi dan panggilan pelayanan seseorang menjadi landasan sikap yang benar terhadap dirinya sendiri, pelayanannya, dan pelayanan orang lain. Cara pandang yang benar ini akan menghindarkan seseorang dari rasa iri, rasa terancam, rasa tersaingi … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments

Status Sebagai Warga Kerajaan Allah

Yohanes 3:1-21 Nikodemus, seorang Farisi anggota Sanhedrin, menemui Yesus malam-malam. Karena melihat tanda-tanda yang dilakukan Yesus, Nikodemus percaya bahwa Yesus adalah Guru yang berasal dari Allah dan disertai oleh Allah. Nikodemus datang untuk tahu lebih banyak tentang Yesus–seperti 2 murid … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments

Tuhan Tahu Sifat Asli Manusia

Yohanes 2:13-25 Hati Yesus dipenuhi dengan kecintaan kepada Bapa-Nya, dan kecintaan itu mendorong Yesus untuk berbuat sesuatu. Sementara hati manusia itu dipenuhi dengan kepentingan diri sendiri dan kejahatan. Tuhan mengetahui sifat dan isi hati yang seberanya dari seseorang. Tidak ada … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments