Metamorfosis

2 Korintus 3:6-13

Metamorfosis adalah kata yang digunakan untuk mewakili proses perubahan wujud yang terjadi pada beberapa makhluk hidup. Telur berubah menjadi ulat, kemudian menjadi kepompong, dan akhirnya menjadi kupu-kupu; ini salah satu peristiwa metamorfosis. Menjelaskan bagaimana proses itu terjadi hanya bisa dilakukan oleh ahlinya; namun satu hal yang jelas adalah: perubahan itu terjadi dari dalam–karena sifat makhluk itu, bukan karena faktor eksternal yang dikenakan kepadanya.

Continue reading

Views: 59

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Rekomendasi Hidup

2 Korintus 3:1-5

Surat rekomendasi berisi pernyataan dari seseorang/lembaga tertentu yang menyebutkan bahwa seseorang, sebuah kelompok,  atau suatu organisasi memiliki sifat, fitur, dan karakteristik yang membuatnya layak untuk dipercaya atau untuk diterima. Fitur itu bisa berupa: daftar kelebihan/prestasi, penjelasan akan relasi dengan pihak-pihak tertentu, dan informasi lain–yang pada intinya: menggambarkan sang ‘recomended‘ sebagai pihak yang layak dipercaya, layak diterima, layak dipuji.

Continue reading

Views: 35

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Merubah Rencana Tak Jadi Soal, Asalkan …

2 Korintus 2:12-17

Beban Paulus atas kondisi jemaat Korintus sangat besar. Ia sudah mengirim Titus untuk mewakilinya ke Korintus, dan berencana untuk bertemu Titus di Troas untuk mendengarkan hasil kunjungan Titus ke Korintus. Ketika Paulus tiba di Troas, ia mendapati ada kesempatan untuk pelayanan yang besar di sana. Namun, hatinya tidak bisa tenang karena Titus ternyata tidak datang ke Troas. Ini membuat Paulus mencemaskan nasib Titus dan cemas untuk mendengar berita tentang jemaat Korintus. Kecemasan ini membuatnya memutuskan unuk meninggalkan Troas, menyeberang lautan, dan pergi ke Makedonia.

Continue reading

Views: 33

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

The Art of Rebuking

2 Korintus 2:1-11

Salah satu aspek yang tidak akan pernah bisa dihindari dalam kehidupan sebagai orangtua atau pemimpin adalah: menghadapi pelanggaran atau kesalahan. Kesalahan/pelanggaran tidak bisa dibiarkan, diabaikan, apalagi ditutupi, namun harus dihadapi (be confronted) dan diatasi (be dealt with). Mengingatkan, menegur, memarahi, mendisiplin, ataupun menghukum dengan cara yang benar dan menghasilkan perbaikan ternyata bukan perkara gampang.

Continue reading

Views: 36

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

The Aborted Plan

2 Korintus 1:12-24

Ketika sebuah rencana yang telah dibuat itu gagal dilaksanakan, akan menimbulkan beberapa pertanyaan: Apakah saat rencana itu memang sudah dibuat dengan matang, ataukah disusun dengan sembrono? Apakah memang saat merencanakan, orang punya kesungguhan/komitmen untuk melaksanakannya, ataukah hanya sekedar basa-basi atau formalitas? Apakah rencana itu memang bagus, namun ada kondisi tertentu yang membuatnya tidak bisa terlaksana?

Continue reading

Views: 33

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment