Hati dan Perilaku

Keluaran 33:1-6

Tuhan mengampuni dan tetap akan menggenapi janji-Nya tentang tanah perjanjian. Tetapi karena pelanggaran Israel, Tuhan tidak akan berjalan bersama mereka melainkan “hanya” akan mengirimkan seorang malaikat untuk memimpin mereka. Tuhan memerintahkan bangsa itu melepas semua perhiasan sebagai tanda perkabungan dan pertobatan. Hati yang sungguh-sungguh menyesali dosa dan bertobat, akan tercermin pada perilaku eksternal.

Pertobatan adalah masalah hati. Tetapi Tuhan menghendaki agar sikap hati itu tercermin dalam perilaku eksternal, perilaku yang nampak. Kalau orang benar-benar bersedih, maka tidak bisa tidak, pasti akan nampak dari penampilannya. Walapun penampilan luar tidak selalu mencerminkan isi hati, sebab orang bisa berpura-pura. Perkabungan dan penyesalan yang sungguh-sungguh sampai ke hati–bukan hanya di pikiran–akan nampak dalam perilaku.

Views: 52

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Wanted: Unselfish Leader

Keluaran 32:7-35

Tidak ada yang tersembunyi dari Tuhan. Musa tidak bisa melihat dan mendengar apa yang sedang terjadi di kaki Sinai, tetapi Tuhan melihatnya; dan Tuhan memberitahu Musa apa yang sedang terjadi dan ancaman murka Tuhan atas bangsa Israel. Tuhan mengancam akan menusnahkan bangsa itu, tetapi akan membuat Musa menjadi bangsa yang besar.

Continue reading

Views: 34

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Wanted: A Godly Leader

Keluaran 32:1-6

Baru 40 hari berlalu sejak Umat Israel membuat komitmen untuk berpegang kepada perjanjian Tuhan; sejak para tua-tua Israel melihat kemuliaan Tuhan dan makan dan minum di bawah kaki-Nya; sejak umat Israel melihat kemuliaan Tuhan yang seperti api yang membakar di puncak gunung Sinai. Baru 40 hari berlalu, dan bangsa Israel memberontak dan membuat anak lembu emas untuk dijadikan illah mereka.

Continue reading

Views: 36

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Perlengkapan untuk Bekerja

Keluaran 31:1-18

Ketika Tuhan memerintahkan umatNya untuk melakukan sesuatu, Ia menyediakan semua perlengkapan yang diperlukan. Dalam kasus pembangunan Kemah Suci, Tuhan memberikan perintah, memberi petunjuk cara membuatnya, menyediakan semua bahan, dan menyiapkan orang yang diberi keahlian untuk melaksanakannya. Tidak seperti manusia yang seringkali hanya bisa menyuruh atau memerintah, ketika Tuhan memerintahkan sesuatu, Ia menyediakan semua keperluan untuk melakukan perintah itu. Bagian umat adalah: bersedia melakukan perintahNya.

Continue reading

Views: 50

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Serius dalam Kekudusan

Keluaran 30:17-38

Aturan-aturan dalam ritual Kemah Suci yang ditetapkan Tuhan itu serius sekali–konsekuensi apabila melanggar adalah kematian! Konsekuensi yang lain adalah: dilenyapkan dari antara bangsanya! Kekudusan Tuhan adalah perkara yang sangat serius. Melanggar kekudusan Tuhan pasti ada konsekuensi yang sangat serius atas hidup orang.

Apakah saya serius di dalam menghormati kekudusan Tuhan? Ataukah saya bersikap sembrono atau sembarangan? Menganggap enteng atau sepele? Mungkinkah persoalan dan hambatan berkat yang saya alami itu sebagai konsekuensi dari ketidakseriusan dalam menghormati kekudusan Tuhan?

Views: 39

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments