1 Timotius 2:5-7
Semua pekerjaan Tuhan itu fokusnya kepada: menyelamatkan manusia berdoa melalui Tuhan Yesus Kristus. Sejak awal mula kejatuhan manusia ke dalam dosa, rencana keselamatan itu dibuat dan dijalankan oleh Tuhan: bertahap, melalui sejarah dan waktu, yang penggenapannya terjadi pada kematian Yesus Kristus di Golgota. Di sana pekerjaan keselamatan itu sudah selesai! Sejak itu, pekerjaan yang harus dilakukan adalah: memberitahu umat manusia bahwa Tuhan menyelamatkan mereka melalui Tuhan Yesus Kristus.
Ayat 5. Paulus menuliskan pengajaran/doktrin tentang pekerjaan penyelamatan Tuhan: (1) Hanya ada satu Tuhan–Sang Pencipta langit dan bumi dan segala isinya, termasuk manusia; (2) hanya ada satu Perantara (mesites: a go between, a mediator, one who mediates between two parties)–Tuhan tidak bisa langsung didekati oleh manusia berdosa, harus melalui Perantara, yaitu Sang Manusia Yesus Kristus.
Ayat 6. (3) Bagaimana Yesus Kristus menjadi Perantara? Dengan cara Ia menyerahkan DiriNya (ketaatan yang sukarela) menjadi tebusan (pengganti) bagi semua orang. Kristus mati sebagai tebusan bagi semua orang. Pertanyaannya adalah: Apakah semua orang mempercayai bahwa Kristus sudah mati untuk menebus dia dari dosa? Apakah semua orang mau menerima pengorbanan Kristus itu untuk memperoleh keselamatan?
Ayat 7. Paulus menegaskan bahwa untuk keperluan pemberitaan karya keselamatan Tuhan itulah ia ditunjuk atau dipanggil untuk menjadi seorang penghotbah dan seorang rasul, yang mengajarkan iman dan kebenaran Injil kepada orang-orang non Yahudi. Karena Tuhan ingin agar semua orang–sermasuk orang non Yahudi–diselamatkan, maka Tuhan memanggil Paulus untuk pergi memberitakan Injil kepada mereka.
Sebelum naik ke sorga, Tuhan Yesus memberikan perintah kepada murid-murid untuk memberitakan Injil sampai ke ujing bumi. Petrus dipanggil untuk memberitakan Injil pertama-tama setelah Pentakosta, dan membentuk jemaat orang percaya pertama di Yerusalem. Semua murid Kristus yang lain terlibat dalam pemberitaan Injil. Paulus dipanggil untuk memberitakan Injil kepada bangsa non Yahudi, mendirikan jemaat di berbagai tempat. Martin Luther dan para reformer yang lain dipanggil untuk mengembalikan Gereja kepada Injil dan doktrin yang benar tentang keselamatan.
Semua orang percaya dipanggil untuk terlibat di dalam pemberitaan Injil agar semua orang diselamatkan. Peran yang diambil bisa langung di ladang sebagai penuai, atau menjadi pendukung pekerjaan pemberitaan Injil. Apapun profesinya, harus terkait dengan pemberitaan Injil, karena itulah proyek Tuhan: menyelamatkan jiwa. Dukungan kepada pelayanan penginjilan bisa berupa: dukungan doa, dukungan dana/materi dan sumberdaya nonmateri, dukungan pemikiran/gagasan.
Penerapan:
Sekalipun saya sudah tidak bisa terlibat langsung sebagai penuai dan pekerja di ladang pelayanan, tetapi saya tetap dipanggil untuk menjadi bagian yang mendukung pekerjaan Tuhan dalam pemberitaan Injil.
Yang praktis bisa kerjakan: membaca dan memperhatikan surat doa dari pelayanan, dan mendoakan kebutuhan serta terlibat untuk memberi dalam pencukupan kebutuhan pelayanan.
Views: 14