Category Archives: Perjanjian Baru

Berrespons kepada Hidup Orang Lain

Yudas 1:22-23 etelah memberi nasihat mengenai bagaimana mempertahankan iman bagi diri sendiri, Yudas mengajak jemaat untuk menerapkan prinsip yang sama bagi orang lain sesama: (1) berbelas kasihan kepada beberapa orang yang sedang ragu dalam iman; (2) menyelamatkan orang “dari dalam … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yudas | Comments Off on Berrespons kepada Hidup Orang Lain

Membangun Diri Sendiri

Yudas 1:20-21 erkebalikan dengan cara hidup orang-orang fasik yang menyusup di dalam jemaat itu, Yudas mendorong jemaat untuk: (1) membangun diri mereka sendiri di atas dasar iman yang paling kudus; (2) terus berdoa dalam Roh Kudus; (3) memelihara hidup di … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yudas | Comments Off on Membangun Diri Sendiri

Waspadalah, sebab Penyesatan Pasti Datang

Yudas 1:17-19 enyesatan, ajaran yang salah, dan cara hidup duniawi di tengah jemaat itu bukan sesuatu yang baru. Yudas merunut sejak awal sejarah manusia, akan selalu ada orang fasik yang muncul di antara orang percaya, dan menimbulkan masalah dan perpecahan. … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yudas | Comments Off on Waspadalah, sebab Penyesatan Pasti Datang

Pemimpin yang Menodai Jemaat

Yudas 1:11-16 rang-orang fasik itu selalu ada di sepanjang zaman. Menunjukkan bahwa konflik antara Tuhan dan Iblis itu akan selalu ada; menunjukkan bahwa perjuangan melawan dosa itu selelau ada. Termasuk juga di dalam jemaat atau gereja. Yudas memberikan ilustrasi-ilustrasi untuk … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yudas | Comments Off on Pemimpin yang Menodai Jemaat

Tunduk kepada Tuhan, Respek kepada Perkara Rohani

Yudas 1:8-10 emaat harus waspada kepada kefasikan yang bisa menyusup di tengah-tengahnya. Sekalipun mereka sepertinya hidup[ sebagaimana orang percaya hidup, tetapi akan muncul karakteristik yang menjadipenanda kefasikan mereka. Yudas menyebut ada tiga hal yang mencari firi para penyusup itu: mencemarkan … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yudas | Comments Off on Tunduk kepada Tuhan, Respek kepada Perkara Rohani