Iman: Percaya Tuhan Menyediakan yang Baik Menurut-Nya

Ibrani 11:32-35

Iman adalah percaya kepada Tuhan semustahil apapun situasinya dan seberat apapun konsekuensinya–termasuk tidak menerima/mengalami sendiri apa yang telah dijanjikan Tuhan–tapi janji itu pasti digenapi. Iman itu cukup ketika percaya bahwa Tuhan setia kepada janji-Nya, dan Tuhan berkuasa untuk melakukan apa yang telah Ia nyatakan. Terlalu mudah bagi Tuhan untuk melakukan semua yang dijanjikan-Nya; tetapi yang dicarinya adalah: apakah seseorang punya iman kepada-Nya.

Ayat 32. Penulis Ibrani menyatakan bahwa terlalu banyak bukti iman orang percaya. terlalu banyak contoh iman yang membawa orang kepada pengalaman dengan Tuhan. Iman, yaitu percaya kepada Tuhan dan mengekspresikan percaya itu dalam tindakan ketaatan. Dan bahwa iman kepada Tuhan membawa buah/hasil dalam hidup orang–melakukan perkara-perkara besar, mengalami hal-hal ajaib.

Ayat 33-35a. Daftar perkara-perkara besar yang dialami umat Tuhan karena iman mereka: menaklukkan kerajaan-kerajaan yang lebih besar, memperoleh janji Tuhan, luput dari berbagai macam bahaya, dikuatkan ketika lemah dan bisa mengalahkan pasukan asing, menerima kebangkitan orang mati.

Ayat 35b-38. Tetapi ada pula contoh orang yang karena iman memilih untuk mengalami berbagai macam penderitaan bahkan kematian–mereka tidak mengalami hal-hal yang “baik”, tetapi karena iman, mereka disanggupkan untuk menjalani penderitaan dan penganiayaan yang sangat berat. Hal yang ajaib adalah: karena iman, mereka bisa tahan dan tekun dalam kesulitan dan penderitaan yang sangat berat.

Ayat 39-40. Iman bukan masalah memperoleh hal yang “baik” menurut standar manusia atau dunia ini: kemenangan, kebahagiaan, pemenuhan janji, kesembuhan, kekayaan, kesejahteraan, kelepasan, atau berkat. Ada–bahkan terlalu banyak contoh–situasi di mana orang beriman tidak menerima janji Tuhan. Tetapi tidak jadi soal, sebab yang penting adalah iman itu ada.

Penerapan:
Berhati-hati dengan pikiran bahwa kalau beriman pasti mengalami hal yang “baik” menurut ukuran dunia/manusia. Iman adalah percaya bahwa Allah menyediakan sesuatu yang lebih baik–baik dalam perspektif Tuhan!

Views: 2

This entry was posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh. Bookmark the permalink.