Category Archives: Perjanjian Baru

Mati bagi Dosa, Hidup untuk Allah

Galatia 2:15-21 anyak perdebatan mengenai sampai di mana Paulus menegor Petrus: apakah hanya sampai ayat 14, ataukah penjelasan atau argumentasinya dilanjutkan sebagaimana ditulis di ayat-ayat yang mengikutinya. Itu tidak penting. Yang penting adalah di bagian ini Paulus menjelaskan posisi seorang … Continue reading

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Mati bagi Dosa, Hidup untuk Allah

Waspada terhadap Kemunafikan

Galatia 2:11-14 aulus masih membela atau berargumentasi tentang kebenaran Injil yang diberitakannya dan keyakinannya akan Injil tersebut. Dengan cara menceritakan kembali sikapnya yang tegas untuk melaran sikap yang bertentangan dengan Injil Kristus–bahkan sekalipun itu dilakukan oleh seorang pemimpin jemaat, dalam … Continue reading

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 1 Comment

Akuntabilitas dan Transparansi Pelayanan

Galatia 2:1-10 aulus masih melanjutkan argumen tentang Injil yang diberitakannya sebagai Injil yang benar. Yaitu Injil sebagai satu-satunya jalan keselamatan, tidak perlu ditambah dengan melakukan hukum Taurat orang Yahudi–khususnya sunat. Paulus menjelaskan kembali peristiwa pertemuannya–setelah 14 tahun melayani–dengan para rasul … Continue reading

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 1 Comment

Panggilan Pelayanan yang Sejati

Galatia 1:11-24 elayanan itu harus berasal dari Tuhan. Manusia–sebagai individu maupun organisasi–tidak bisa menginisiasi dan memulai pelayanan dari diri mereka sendiri. Tuhan yang memilih, memanggil, melengkapi, mengutus, menyertai dan menghasilkan buah. Gerakan atau pelayanan yang berasal dari manusia tidak akan … Continue reading

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 1 Comment

Gentar kepada Firman Tuhan, Cegah Kemurtadan

Galatia 1:6-10 alah satu–bahkan yang utama–strategi Si Jahat untuk menjatuhkan umat Tuhan adalah melalui pengajaran sesat, mempertanyakan firman Tuhan, membuat orang ragu dan kemudian berbalik dari firman Tuhan. Iblis melakukannya untuk menyesatkan manusia pertama: dimulai dengan pertanyaan: “Tentulah Allah berfirman … Continue reading

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 38 Comments