Author Archives: Mathetes

Sumber Pertumbuhan Iman adalah Anugerah Tuhan

Ibrani 13:9-14 da ajaran yang memberi tekanan kepada ritual dan aturan tentang makanan (apa yang tidak boleh dimakan dan yang dianjurkan untuk dimakan)–seolah ritual dan aturan makanan itu yang memberi pertumbuhan rohani dan menguduskan orang. Padahal pengudusan dan pertumbuhan itu … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Sumber Pertumbuhan Iman adalah Anugerah Tuhan

Belajar dari Iman Para Pemimpin Rohani

Ibrani 13:7-8 alam Perjanjian Lama, berkali-kali TUHAN memerintahkan agar dibangun sebuah monumen untuk mengingat peristiwa masa lampau dan sebagai media mengajar generasi yang akan datang. George Santayana menyatakan “Those who cannot remember the past are condemned to repeat it“. Mengingat … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Belajar dari Iman Para Pemimpin Rohani

Tindakan Iman: Menjaga Hati dari Ketamakan

Ibrani 13:1-6 etelah mengajar jemaat untuk memelihara iman yang benar kepada Kristus, penulis mengajak mereka untuk mengimplementasikan iman dalam kehidupan yang nyata, yaitu: “mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya” (Ibr. 12:28). Ada tiga cara hidup … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Tindakan Iman: Menjaga Hati dari Ketamakan

Bukti Iman: Melayani Tuhan dengan Penuh Kesungguhan dan Kegentaran

Ibrani 12:18-29 agaimana sikap orang percaya yang telah mengerti dan mengalami kasih karunia Tuhan di dalam Kristus? Tidak menolak atau memberontak dari kasih karunia Tuhan–mencari jalan keselamatan yang lain atau tidak tekun menyelesaikan perjalanan imannya. Kemudian menunjukkan sikap bersyukur atas … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Bukti Iman: Melayani Tuhan dengan Penuh Kesungguhan dan Kegentaran

Musuh Iman: Hidup yang Melecehkan Anugerah Tuhan

Ibrani 12:15-17 ejarah mencatat ada orang yang kehilangan anugerah Tuhan–bukan karena anugerah Tuhan itu tidak mulia, melainkan karena orang itu memandang rendah dan melecehkan anugerah Tuhan; memandang perkara rohani dan sorgawi itu tidak berharga, kalah penting dibandingkan perkara jasmani dan … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Musuh Iman: Hidup yang Melecehkan Anugerah Tuhan