Penguasa dan Nabi Palsu yang Menyesatkan Seluruh Dunia

Wahyu 13:1-18

Kemunculan dua tokoh besar di akhir zaman: satu pemimpin/politisi dan satu nabi palsu. Keduanya diberi kuasa dari Si Iblis sehingga bisa melakukan tanda-tanda atau pekerjaan-pekerjaan yang menakjubkan, yang membuat seluruh dunia menyembah mereka. Tujuannya satu: membawa semua manusia agar tidak menyembah Tuhan, tetapi menyembah Iblis. Caranya: dengan tanda ajiab, dengan ajaran/perkataan, dan dengan ancaman/penganiayaan kepada orang yang tidak mau tunduk.

Ayat 1-2. Yohanes melihat ada binatag keluar dari dalam laut, simbol dari Antikristus yang akan memerintah seluruh dunia. Iblis memberikan kekuatan, kedudukan, dan kekuasaan besar kepadanya.

Iblis pernah menjanjikan kekuasaan seperti ini kepada Tuhan Yesus ketika mencobai Dia di padang gurun–dan Iblis benar-benar bisa memberikan kekuasaan atas seluruh dunia kepada seseorang. Tapi pada akhirnya, kekuasaan Tuhan mengalahkan semua kekuasaan dari Iblis.

Ayat 3-4. Salah satu dari penguasa dunia ini mengalami mujizat–sembuh dari luka yang parah, dan itu membuat seluruh dunia takjub, sehingga mengikutinya. Iblis meniru pekerjaan Tuhan dengan melakukan mujizat kesembuhan, dan mujizat itu membuat semua orang takjub lalu mengikuti dan menyembah Iblis.

Tidak semua pekerjaan ajaib atau mujizat itu berasal dari Tuhan, bisa jadi itu adalah pekerjaan Iblis untuk menipu dan menjebak manusia. Selama tujuh tahun penuh orang bisa berbuat dosa yang berat, tanpa ketahuan, tanpa ada peristiwa apapun yang mengganggu, semua lancar, penuh dengan kebetulan dan “keberkahan”–itu bukan pekerjaan Tuhan, itu adalah pekerjaan Iblis yang menyamar sebagai Tuhan byang mengatur dan memberkati.

Bukankah ada pernyataan: ada sepasang manusia yang meminta berkat kepada kekuatan yang bukan Allah? Manusia mengira mendapat berkat dan perkenan Tuhan, tetapi mereka sedang tertipu, sebab apa yang mereka pikir sebagai Tuhan, ternyata adalah Si Jahat yang sedang menipu mereka.

Ayat 5-6. Pemimpin dunia yang berasal dari Iblis itu perkataannya penuh dengan kesombongan dan hujat. Ia akan berkuasa selama 3,5 tahun. Orang ini menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan Bait Suci-Nya atau sorga, dan semua penghuni sorga (Allah, orang-orang kudus, malaikat). Ciri Antikristus: perkataan yang menghujat Tuhan dan semua yang bernilai Illahi atau rohani.

Ayat 7-10. Di samping menempatkan dirinya sebagai Tuhan, sehingga disembah oleh seluruh dunia, pemimpin dari Iblis ini diperkenankan–hanya bisa terjadi kalau Allah mengijinkan–untuk memerangi orang-orang kudus dan mengalahkan mereka. Ia berkuasa atas seluruh dunia. Semua orang–yang namanya tidak ada dalam Kitab kehidupan–akan menyembah dia. Hanya orang percaya yang tidak menyembah dia.

Karena diijinkan untuk memerangi orang percaya, maka pada masa itu–yaitu masa 3,5 tahun pemerintahannya–pemimpin dari Iblis itu akan menganiaya dan membunuh orang percaya yang masih ada di tengah masa itu; yaitu orang yang baru bertobat setelah masuk masa kesulitan besar. Pada waktu itu iman dan ketabahan orang-orang kudus akan diuji.

Ayat 11. Yohanes melihat binatang lain keluar dari bumi, seperti anak domba tapi bicara sebagai seekor naga–penampakannya sepertinya rohani, tetapi isi perkataannya adalah perkataan Iblis. Agaknya ada tokoh lagi–bukan tokoh politik, tetapi tokoh agama–yang akan dimunculkan oleh Iblis. dan bekerja sama dengan tokoh politik Antikristus itu.

Ayat 12-15. Tokoh agama ini yang mempengaruhi seluruh dunia untuk menyembah Antikristus. Dengan ajaran sesatnya, dengan tanda-tanda atau mujizat yang dahsyat. Ia bisa meniru pekerjaan Tuhan: menurunkan api dari langit, menghidupkan patung sehingga bisa bicara. Ia menyesatkan dan membuat seluruh dunia menyembah Antikristus. Ia mengajarkan ajaran agama baru, dan siapa yang tidak mengikuti ajaran itu akan dibunuh.

Ayat 16-18. Nabi palsu ini juga menyebabkan seberikannya tanda di dahi atau tangan semua orang, siapa yang tidak memiliki tanda itu–yaitu nama Antikristus yang dilambangkan dengan angka 666–tidak bisa melakukan transaksi jual beli. Sungguh masa yang sangat berat bagi orang percaya: mereka dianiaya, dibunuh, dan tidak bisa melakukan transaksi apapun–sehingga mengalami kemiskinan dan kelaparan.

Penerapan:
(1) Mengakui di hadapan Tuhan bahwa saya telah disesatkan karena mengira pekerjaan Iblis sebagai pekerjaan Tuhan, karena Tuhan tidak pernah memfasilitasi orang untuk berbuat dosa! Kesesatan itu menyebabkan saya berpikir bahwa: apa yang saya lakukan itu bukan dosa!
(2) Di dalam Nama Tuhan Yesus dan dengan darah Anak Domba Allah saya menyangkal semua keyakinan saya yang sesat itu dan memutuskan semua ikatan dengan kuasa Si Jahat dan dosa yang timbul karenanya.

Views: 4

This entry was posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu. Bookmark the permalink.