Tentang Blog Ini
-
Tulisan Terbaru
-
Pencarian
Kategori
Admin Blog
Author Archives: Mathetes
Harus Terlibat dalam Karya Penyelamatan Tuhan
1 Timotius 2:5-7 emua pekerjaan Tuhan itu fokusnya kepada: menyelamatkan manusia berdoa melalui Tuhan Yesus Kristus. Sejak awal mula kejatuhan manusia ke dalam dosa, rencana keselamatan itu dibuat dan dijalankan oleh Tuhan: bertahap, melalui sejarah dan waktu, yang penggenapannya terjadi … Continue reading →
Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Harus Terlibat dalam Karya Penyelamatan Tuhan
Berdoa untuk Semua Orang dan Pemerintah
1 Timotius 2:1-4 oa menjadi prioritas bagi Paulus, khususnya doa untuk orang lain dan pemerintah yang ada. Orang percaya secara pribadi dan dan secara kolektif dalam jemaat didorong untuk berdoa dan bersyukur bagi orang lain, bagi masyarakat, dan bagi pemerintah. … Continue reading →
Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Berdoa untuk Semua Orang dan Pemerintah
Hati Nurani Murni sebagai Penjaga Iman dan Panggilan
1 Timotius 1:18-20 anji atau panggilan Tuhan–bahkan yang diterima secara supranatural, misalnya dengan nubuat–saja tidak cukup. Panggilan itu harus dijalankan dengan hidup yang sepadan dengannya: hidup yang memegang teguh iman yang benar dan yang menjaga hati nurani (moralitas dan integritas) … Continue reading →
Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Hati Nurani Murni sebagai Penjaga Iman dan Panggilan
Kehidupan yang Memamerkan Anugerah Tuhan
1 Timotius 1:12-17 idup orang percaya–bagaimana mereka dikasihi dan diampuni Tuhan sekalipun mereka orang berdosa, dan bagaimana mereka melakukan panggilan Tuhan untuk hidup sebagai umatNya dan hambaNya–adalah display dari eksistensi Tuhan (yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia) dan sifat … Continue reading →
Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Kehidupan yang Memamerkan Anugerah Tuhan
Tujuan Mengajarkan Firman Tuhan
1 Timotius 1:3-11 ujuan pengajaran firman Tuhan adalah: menghasilkan kehidupan yang diinginkan Allah–cara hidup dalam kasih yang datang dari dalam hati yang suci dan iman yang tulus. Karena itu, seorang pengajar firman harus benar-benar memahami apa pengajarannya, agar tidak salah … Continue reading →