Tentang Blog Ini
-
Tulisan Terbaru
-
Pencarian
Kategori
Admin Blog
Author Archives: Mathetes
Jangan Mentolelir Kesesatan
Wahyu 2:12-17 ergamus disebut sebagi kota terbesar di Asia Kecil. Di sana dibangn kuli pertama untuk menyembah kaisar dan sangat bersemangat untuk medorong pemujaan kaisar sebagai tuhan. Mungkin itu yang menyebabkan kota ini disebut sebagai “tempat takhta Iblis” (ayat 13). … Continue reading →
Tuhan Sang Pemegang Kata Akhir
Wahyu 2:8-11 mirna adalah kota yang besar dan kaya, sekitar 56 km di sebelah utara Efesus. Tapi berbeda dengan Efesus yang tinggal reruntuhan, sampai sekarang Smirna masih berdiri dan berkembang menjadi kota pelabuhan modern tersibuk kedua dan kota terbesar ketiga … Continue reading →
Jangan Tinggalkan Kasih yang Mula-mula
Wahyu 2:1-7 ernyataan Tuhan Yesus Kristus–sebagai Raja Penguasa–kepada jemaat di Efesus menekankan betapa Tuhan menuntut hidup jmeaat yang dilandasi oleh kasih kepadanya. Tidak hanya doktrin yang murni, ketaatan ke kokoh, atau ketekunan dalam penderitaan. Kasih harus menjadi dasar dan alasan … Continue reading →
Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu
|
Comments Off on Jangan Tinggalkan Kasih yang Mula-mula
Tuhan Yesus yang Menggentarkan dan Layak Disembah
Wahyu 1:12-20 etika menemui Yohanes untuk menyingkapkan rahasia-Nya, Tuhan Yesus hadir dalam penampilan yang sama sekali berbeda dengan yang selama ini dikenal oleh Yohanes. Ia hadir dalam Kemuliaan yang Dahsyat dan Menakutkan–sekalipun Ia tetap menunjukkan kasih-Nya. Tapi Yohanes, murid yang … Continue reading →
Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu
|
Comments Off on Tuhan Yesus yang Menggentarkan dan Layak Disembah
Kemuliaan di Tengah Penderitaan Pembuangan
Wahyu 1:9-11 i tengah situasi yang tidak ideal: di tempat pembuangan dengan status sebagai orang hukuman, Yohanes justru dikuatkan dengan identitasnya yang sebenarnya–kesadaran bahwa ia adalah warga Kerajaan Allah yang sednag menderita bagi Kristus; dan diperkuat dengan kenyataan bahwa Tuhan … Continue reading →
Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu
|
Comments Off on Kemuliaan di Tengah Penderitaan Pembuangan