Mereka Yang Dikecam Tuhan

Lukas 11:37-54

Kecaman terhadap orang Farisi: (1) hanya bersih dalam hal ritual eksternal, tetapi hatinya penuh ketamakan dan kejahatan, melupakan keadilan dan kasih Allah; (2) di luar kelihatan mulia dan terhormat di mata manusia, namun di dalam isinya kebusukan dan kerusakan.

Kecaman terhadap para Ahli Taurat: (1) legalisitk, membuat dan menuntut hukum/aturan yang berat bagi umat, namun tidak mau membantu umat untuk bisa mentaati aturan itu; (2) munafik: membangun monumen untuk para nabi, padahal kelompok merekalah yang membunuh para nabi itu; (3) memiliki hidup yang membuat orang tidak bisa memperoleh kebenaran, menghalangi orang untuk memperoleh kebenaran.

Views: 33

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Pelita Tubuh

Lukas 11:27-36

Pelita tubuh yang menerangi seluruh hidup. Pelita tubuh adalah mata: mata untuk bisa melihat kebenaran. Apabila mata menjadi gelap, dan tidak bisa lagi melihat kebenaran, maka seluruh hidup akan menjadi gelap. Tidak ada orang menyembunyikan pelita; gunakan mata untuk mendapatkan terang dan menerangi seluruh kehidupan. Jangan menyembunyikan kemampuan untuk memahami kebenaran.

Jangan mengeraskan hati, sehingga tidak mau melihat dan menerima kebenaran. Ketika seseorang mengeraskan hati dan sengaja menutup matanya dari kebenaran, maka tidak ada kebenaran sebesar apapun, tidak ada tanda seajaib apapun yang akan bisa membuatnya mengerti. Sebab ia sudah memilih dan memutuskan untuk tidak mau menerima kebenaran.

Jagalah hatimu, jagalah matamu. Jangan mengeraskan hati atau menutup diri pada kebenaran. Terbukalah kepada kebenaran, bersedialah untuk menerima dan mentaatinya. Maka engkau akan mendapatkan kehidupan.

Views: 55

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Bagaimana Mengalami Pekerjaan Tuhan

Lukas 11:14-26

Reaksi negatif orang terhadap pekerjaan Tuhan:
(1) mencurigai/menuduh bahwa itu bukan pekerjaan Tuhan–bisa jadi pekerjaan Iblis atau itu adalah hal yang sebenarnya logis, atau penjelasan yang lainnya
(2) tidak merasa puas, tetap belum bisa percaya; sehingga menuntut bukti lain yang menurut mereka lebih spektakuler–memuasakan rasa ingin tahu, namun sebenarnya, pada dasanya karena mereka tidak mau percaya

Sikap hati seperti ini akan selamanya menutup orang dari kesempatan untuk mengalami pekerjaan Tuhan. Yang diperlukan adalah: kerendahan hati dan keterbukaan untuk percaya bahwa Tuhan berkuasa.

Views: 40

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Tentang Berdoa

Lukas 11:1-13

Tuhan Yesus mengajarkan bagaimana berdoa.
Sikap dalam doa: shameless persistence and insistence. Tekun, tidak berhenti untuk berdoa sampai mendapat jawaban Tuhan.
Janji tentang doa: Bapa akan menjawab. Ia menjawab sesuai dengan kebaikan-Nya.

Views: 62

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Memilih Yang Terbaik

Lukas 10:38-42

Marta teralihkan perhatiannya dari mendengarkan Tuhan Yesus oleh semua persiapan yang harus dilakukannya. Maria duduk di kaki Tuhan untuk mendengarkan Dia.

Few things are as damaging to the Christian life as trying to work for Christ without taking time to commune with Christ. Martha’s problem was not that she had too much work to do, but that she allowed her work to distract her and pull her apart.

Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak bisa diambil dari padanya: persekutuan dengan Tuhan.

Views: 78

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments