Tentang Blog Ini
-
Tulisan Terbaru
-
Pencarian
Kategori
Admin Blog
Category Archives: Saat Teduh
Lari dari keingian Dunia untuk Mengejar Kesalehan
2 Timotius 2:22-26 agaimana cara orang memandang pencobaan dan dosa dan tawaran duniawi, akan menentukan sikapnya terhadap hal-hal itu. Godaan/pencobaan itu bukan sesuatu yang sepele–Iblis yang memnyesatkan orang sehingga memandang dosa itu sebagai sesuatu yang sepel atau kecil. Sebab sesungguhnya … Continue reading →
Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Lari dari keingian Dunia untuk Mengejar Kesalehan
Syarat Dipakai oleh Tuhan: Kekudusan Hidup
2 Timotius 2:19-21 unia mencari orang berbakat. Track record yang dituntut ketika menyeleksi orang untuk diberi kepercayaan atau tanggung jawab atau penghargaan adalah: prestasi, kompetensi, pengetahuan, dan pengalaman. Tetapi, dalam tata kelola Kerajaan Allah, kriteria paling utama orang yang bisa … Continue reading →
Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Syarat Dipakai oleh Tuhan: Kekudusan Hidup
Kanker yang Merusak Iman
2 Timotius 2:16-18 anusia dikaruniai akal budi oleh Tuhan, sehingga bisa berpikir, menganalisis, mengambil kesimpulan. dan membangun keyakinan. Manusia juga dikarunia kemampuan berkomunikasi dengan orang lain untuk mengutakan pikiran, pendapat dan keyakinannya. kedua kapasitas itu harus ditundukkan di bawah otoritas … Continue reading →
Hamba yang Di-approve oleh Tuhan
2 Timotius 2:15 papun panggilan seseorang, ia adalah hamba Tuhan, dan dengan demikian ia dituntut untuk melakukannya sebagai hamba yang baik. Tidak bisa sembarangan atau seadanya, melainkan dengan tekun dan sungguh-sungguh, yang berarti menuntut kerja keras dan cara yang benar. … Continue reading →
Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Hamba yang Di-approve oleh Tuhan
Prinsip Dasar Hidup Kristen
2 Timotius 2:11-14 da sikap hidup atau cara hidup yang harus dijalani oleh seornag percaya. Menjadai percaya tidak berarti ia bisa hidup sesuka hatinya–kehidupan semacam itu akan membuatnya kehilangan makna kehidupan yang sejati, atau hidup yang berkelimpahan (Yoh. 10:10). Cara … Continue reading →