Tentang Blog Ini
-
Tulisan Terbaru
-
Pencarian
Kategori
Admin Blog
Category Archives: Saat Teduh
Iman adalah Dasar Kemenangan
1 Yohanes 5:4-5 emenangan atas dunia adalah penciri lain dari seorang percaya. Seumpama sekeping uang, sisi yang satu adalah ketaatan kepada Tuhan karena kasih, dan sisiyang lain adalah kemenangan atas dunia–dengan segala siasat dan pekerjaannya. Seorang yang mentaati Tuhan, pasti … Continue reading →
Kasih sebagai Dasar dan Alasan Ketaatan
1 Yohanes 5:1-3 asih kepada llah adalah alasan penundukan diri atau ketaatan. Bukan kaetakutan akan hukuman, sebab di dalam kasih tidak ada ketakutan; dan di dalam kasih ada keyakinan untuk menghadapi takhta pengadilan Allah. Selama ketaatan kepada perintah Allah itu … Continue reading →
Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Kasih sebagai Dasar dan Alasan Ketaatan
Menerapkan kasih Allah Menumbuhkan Damai Sejahtera
1 Yohanes 4:17-21 enerapkan kasih Allah kepada orang lain akan menolong orang percaya untuk memiliki damai sejahtera–tidak ada kekuatiran atau ketakutan di hadapan Allah. Seorang anak Allah yang mengasihi orang lain akan ditolong untuk tidak merasa bersalah dan takut kepada … Continue reading →
Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Menerapkan kasih Allah Menumbuhkan Damai Sejahtera
Mengasihi Orang Lain akan Menumbuhkan Iman
1 Yohanes 4:11-16 engasihi orang lain bukan jalan keselamatan, sebab orang diselamatkan karena kasih karunia Allah melalui iman–bukan melalui perbuatan, termasuk mengasihi orang lain. Tetapi, seorang anak Allah yang telah menerima keselamatan akan terbangun imannya dan keyakinannya akan keselamatannya, kalau … Continue reading →
Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh
|
Comments Off on Mengasihi Orang Lain akan Menumbuhkan Iman
Sumber Kasih Orang Percaya
1 Yohanes 4:7-11 arakteristik orang percaya adalah: mengasihi satu sama lain. Dalam bagian ini Yohanes menjelaskan asal usul kasih itu–bagaimana seorang percaya dapat memiliki kasih yang sejati kepada orang lain–yang berbeda dan bukan kasih yang dimiliki oleh orang yang belum … Continue reading →