Views: 30
Tentang Blog Ini
-
Tulisan Terbaru
-
Pencarian
Kategori
Admin Blog
Views: 30
Views: 76
Salah satu perbedaan yang menyolok adalah dalam hal pidato sambutan yang dilakukan. Di Indonesia, yang mengucapkan pidato sambutan adalah pak RT, pak Lurah, atasan di kantor, dan sebagainya. Isi pidatonya pun klise, itu-itu saja, dan sama tidak mempunya sentuhan pribadi. Maklum, yang berpidato mungkin tidak pernah mengenal orang yang meninggal.
Views: 36
Tulisan yang sederhana itu tiba-tiba saja memiliki arti yang lebih dalam bagi salah seorang pembacanya; tanpa saya tahu sebelumnya, tanpa pernah saya rencanakan. Apa yang terjadi kalau saya tidak pernah berani untuk menuliskannya dan mengirimkannya?
Views: 43
Kebetulan, ada salah seorang anggota jemaat di gereja itu yang memiliki hubungan famili dengan salah satu tokoh Nasional (walau sudah mantan) di Indonesia. Nah, seperti lazimnya kebiasaan orang Indonesia, ketika anggota jemaat ini diperkenalkan, tidak lupa (dengan berbisik-bisik, tentunya) sang pembawa tamu berkata: “Mas ini adalah keponakan dari…”.
Hanya dalam hitungan detik, status si Mas tersebut naik beberapa level. Yang semula “hanya” dipandang sebagai mahasiswa biasa, sekarang menjadi mahasiswa plus keponakan dari Bapak Anu.
Views: 82