1 Samuel 23:14-29
Tuhan setia dengan janji-Nya. “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” (Bil. 23:19). Kalau Tuhan sudah berjanji, maka Ia akan setia memelihara janji itu sampai tergenapi–sesulit dan sebesar apapun masalah atau tantangan atau penghalang yang ada. Sebab Tuhan berkuasa untuk melakukan apa yang telah Ia janjikan!
Ayat 14-15. Daud tinggal di padang gurun Zif. Saul berusaha untuk menemukan dan membunuh Daud, tetapi TUHAN tidak menyerahkan Daud ke dalam tangan Saul. Perlindungan dan pemeliharaan TUHAn nyata atas hidup Daud: TUHAN selalu melindungi Daud dengan berbagai macam cara, sehingga Daud tidak jatuh ke tangan Saul.
Ayat 15-18. TUHAN memakai Yonatan untuk memelihara hidup Daud. Ketika Daud mengalami ketakutan karena Saul keluar untuk mencabut nyawanya, Yonatan pergi menemui Daud di Koresa; Yonatan menguatkan kepercayaan Daud kepada Allah. Yonatan menghibur dan menguatkan iman Daud; mengingatkan akan pilihan Alllah kepada Daud untuk menjadi raja; meneguhkan pengakuannya akan masa depan Daud sebagai raja–sekalipun sebenarnya secara manusiawi Yonatan yang berhak atas takhta itu; dan mengikat perjanjian dengan Daud.
Ayat 19-24. TUHAN melindungi Daud, sekalipun ada orang-orang yang setia kepada Saul dan melaporkan keberadaannnya kepada Saul dan terus mengintai gerakannya untuk disampaikan kepada Saul. Tidak semua orang suka kepda Daud, ada orang-orang yang setia kepada Saul, ada pula orang-orang yang oportunis mencari keuntungan di tengah konflik Saul dengan Daud. Berbagai macam orang dengan kepentingan mereka sendiri; yang bisa mencekalakan Daud. Tetapi TUHAN melindungi Daud dari orang-orang ini.
Ayat 25-29. Daud selalu menghindari konfrontasi dengan Saul–sikap yang terus dimilikinya dan dijaganya: menghormati raja yang diurapi TUHAN sekalipun raja itu jahat, sebab Daud memandang kepada TUHAN, bukan kepada Saul. Tetapi kadang Daud masuk dalam situasi yang sangat kritis. Di padang gurun Maon, Saul hampir bisa mengepung Daud dan orang-orangnya; dan sudah hampir bisa menangkap mereka. Tetapi, tiba-tiba datang seorang utusan meminta Saul segera undur dair sana, sebab orang Filistin menyerbu wilayah Israel. Maka Saul dan pasukannya berhenti mengejar Daud dan berbalik untuk menghadapi orang Filistin.
TUHAN memakai situasi–bahkan menggerakkan orang Filistin untuk menyerbu Israel, dalam rangka mengalihkan perhatian dan pasukan Saul dari Daud. Berbagai macam cara dipakai oleh TUHAN untuk memelihara orang yang dipilih-Nya. Kesulitan dan bahaya diijinkan datang; tapi TUHAN selelau meluputkan darinya, untuk menunjukkan kepada Daud dan kepada semua orang, bahwa TUHAN benar-benar memilih Daud, dan TUHAN setia memelihara Daud sampaii Daud benar-benar menjadi raja sesuai kehendak-Nya.
Penerapan:
(1) Bersyukur kepada Tuhan sebab Tuhan sudah memberikan janji dan panggilan untuk saya kerjakan; sehingga Tuhan pasti akan memelihara hidup saya untuk menggenapi janji dan panggilan-Nya itu.
(2) Terus tekun mengingat dan memegang janji Tuhan, dengan cara: mengulangnya ketika masa-masa sulit agar tidak putus asa; dan mengerjakan yang harus saya kerjakan dengan sunggung-sungguh.
Views: 12