Wahyu 20:11-15
Hanya dalam pengadilan Tuhan sajalah, penghakiman yang murni dan kudus dan benar dan adil dan sempurna itu bisa terjadi. Pengadilan manusia akan selalu ada unsur korup di sana, sebab orang terlibat adalah orang berdosa, sistem hukum yang dipakai adalah buatan manusia yang berdosa. Jangan mengandalkan sistem hukum dan peradilan di dunia ini; tetapi datanglah kepada meja pengadilan Tuhan; sebab Tuhan menghakimi dengan benar dan adil dan tanpa unsur korup apapun.
Ayat 11. Kemudian Yohanes melihat ada takhta putih yang besar, dan di takhta itu duduklah Tuhan. Dan dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi. Takhta itu berada di lokasi yang bukan di sorga, tetapi juga bukan di bumi. Langit dan bumi tidak ada lagi, setelah peperangan di akhir masa 1000 kerajaan Kristus di bumi. Ini terjadi sebelum langit dan bumi baru diciptakan oleh Tuhan, sementara langit dan bumi yang lama sudah tidak ada lagi (Wah. 21:1). Langit dan bumi yang lama akan hancur oleh api dalam gemuruh yang dahsyat (2 Pet. 3:10, 12).
Ayat 12. Siapakah yang duduk di takhta putih yang besar itu? Ini takhta penghakiman untuk semua orang–roh orang yang sudah mati: semua dan setiap orang–kecuali orang percaya, yang sudah memerintah bersama Kristus, mereka aan dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang tertulis dalma buku-buku yang terbuka di takhta itu. Ini penghakiman akhir, dan dengan demikian Dia yang duduk di takhta putih itu adalah: Kristus (Mat. 10:28, Yoh. 5:22, 2 Kor. 5:10). Ironis: Kristus, yang ketika di bumi ini dihakimi oleh manusia dengan tidak benar dan tidak adil; sebab Ia tidak bersalah sama sekali; akan tiba waktunya Kristus ganti yang duduk di takhta pengadilan, menghakimi semua manusia berdasar kebenaran dan keadilan.
Ayat 13-15. Semua orang yang sudah mati di luar Tuhan, akan dibawa menghadap ke takhta pengadilan Kristus itu. Setiap orang akan dihakimi menurut perbuatannya masing-masing. Tidak ada yang bisa berdalih, tidak ada yang bisa ditutupi atau disembunyikan, sebab: “dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk” (Maz. 139:16). Semua perbuatan manusia akan dihakimi menggunakan Kitab Suci, yaitu perintah Tuhan. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis dalam Kitab Kehidupan, ia dilemparkan ke dalam lautan api, yaitu kematian yang kedua.
Penerapan:
Tolonglah saya untuk terus membawa hidup saya di bawah standar kebenaran Tuhan, berdasar firman Tuhan, sebab itulah yang menjadi dasar penilaian dan penghakiman Tuhan atas hidup saya–dan dalam anugerah keselamatan di dalam Kristus yang sudah saya terima.
Views: 1