{"id":660,"date":"2018-03-26T04:24:14","date_gmt":"2018-03-25T21:24:14","guid":{"rendered":"http:\/\/catatanmurid.com\/?p=660"},"modified":"2024-03-11T09:36:56","modified_gmt":"2024-03-11T02:36:56","slug":"penghambat-efektivitas-murid-2-kurang-kasih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=660","title":{"rendered":"Penghambat Efektivitas Murid 2: Kurang Kasih"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lukas 9:46-56<\/strong><\/p>\n<p>Ada tiga kejadian yang berturut-turut dicatat secara ringkas di dalam perikop ini. Dalam ketiga peristiwa tersebut, Tuhan Yesus menegur para murid-Nya atas sikap yang mereka miliki terhadap orang lain. Sikap hati yang ditegur itu adalah: egoisme (berpusat kepada diri sendiri).<\/p>\n<p><!--more--><em>Teguran pertama<\/em> diberikan ketika para murid ribut mempertengkarkan tentang siapakah yang terbesar di antara mereka. Masing-masing memandang dirinya penuh kelebihan\/keberhasilan, dan pada saat yang sama memandang orang lain penuh kekurangan\/kegagalan. Akibatnya: setiap orang merasa paling hebat, lebih hebat daripada orang lain.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus menegur dengan cara membawa seorang anak kecil, dan berkata: orang yang hebat di dalam ukuran Kerajaan Allah adalah orang yang seperti anak kecil&#8211;tulus, tidak mengejar status, dan hidup berdasar iman (bergantung penuh kepada Tuhan). Ukurannya bukan pada potensi atau kinerja, tetapi sikap hati.<\/p>\n<p><em>Teguran kedua<\/em> diberikan kepada para murid ketika mereka melarang orang lain mengusir setan demi nama Tuhan Yesus, padahal orang tersebut tidak termasuk pengikut\/kelompok mereka. Murid-murid merasa bahwa kelompok mereka yang paling berhak untuk melayani, kelompok mereka yang &#8220;resmi&#8221; di hadapan Tuhan.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus menyatakan: Tuhan dan pekerjaan Tuhan bukan monopoli kelompok tertentu. Setiap orang yang bekerja\/melayani dalam nama Tuhan adalah teman sekerja yang berada di pihak murid-murid. Tidak ada satu orang atau kelompokpun yang bisa mengklaim bahwa dirinya\/kelompoknya adalah yang paling benar diurapi\/disertai\/diberkati Tuhan.<\/p>\n<p><em>Teguran ketiga<\/em> diberikan kepada murid-murid yang ingin membinasakan penduduk desa di Samaria yang menolak kedatangan Tuhan Yesus. Murid-murid ingin menghukum orang yang tidak menerima apa yang mereka pegang sebagai kebenaran, dan ingin menghabisi orang yang menolak mereka.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus memberikan teguran yang keras atas sikap para murid tersebut. Tuhan mengingatkan mereka bahwa tujuan kedatangan-Nya bukan menghukum atau membinasakan orang berdosa, namun justru untuk menyelamatkan mereka. Lalu Tuhan membawa murid-murid pergi ke desa yang lain. Sebagai catatan, kelak Samaria akan menerima Injil setelah peristiwa Pentakosta.<\/p>\n<p><em>Kesombongan, merasa paling benar, dan keinginan untuk membalas orang lain merupakan ciri-ciri hati yang tidak mengasihi orang lain<\/em>. Ketika kasih yang sejati didefinisikan sebagai kesediaan untuk menyerahkan nyawa bagi orang lain, maka sikap murid-murid tadi merupakan sikap yang bertolak belakang dengan kasih. Hanya ketika hati seseorang dipenuhi dengan kasih, maka ia akan bisa hidup efektif sebagai murid dan hamba yang melayani orang lain.<\/p>\n<p>Views: 65<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lukas 9:46-56 Ada tiga kejadian yang berturut-turut dicatat secara ringkas di dalam perikop ini. Dalam ketiga peristiwa tersebut, Tuhan Yesus menegur para murid-Nya atas sikap yang mereka miliki terhadap orang lain. Sikap hati yang ditegur itu adalah: egoisme (berpusat kepada &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=660\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,40,9],"tags":[],"class_list":["post-660","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lukas","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/660","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=660"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/660\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2613,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/660\/revisions\/2613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}