{"id":567,"date":"2016-03-06T12:29:55","date_gmt":"2016-03-06T05:29:55","guid":{"rendered":"http:\/\/mashast.com\/?p=567"},"modified":"2024-03-11T09:37:07","modified_gmt":"2024-03-11T02:37:07","slug":"perjalanan-menuju-penyerahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=567","title":{"rendered":"Perjalanan Menuju Penyerahan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lukas 5:1-11<\/strong><\/p>\n<p>Tuhan tidak penah tergesa-gesa. Ketika Tuhan memanggil seseorang untuk melakukan rencana-Nya, Ia mengijjinkan orang itu melalui proses&#8211;sampai pada titik penyerahan total. Tuhan tidak memaksa orang untuk mengambil komitmen secara prematur. Dalam beberapa kesempatan, Ia justru terkesan &#8220;menghalangi&#8221; dan &#8220;menakut-nakuti&#8221; orang yang ingin mengikuti-Nya dengan menunjukkan syarat dan harga yang harus dibayar. Tuhan sabar dan tekun untuk membawa orang yang dipilihnya melalui perjalanan iman sampai pada waktunya orang itu menyerahkan diri penuh kepada-Nya.<\/p>\n<p><!--more-->Kejadian ini bukan pertama kalinya Tuhan Yesus bertemu Simon. Pertama kali Simon mengenal Tuhan Yesus ketika ia diajak Andreas untuk menemui-Nya (Yohanes 1:41,42). Tuhan Yesus pernah memanggil Simon untuk mengikuti Dia dan menjadi penjala manusia (Markus 1:16-18). Simon sudah beberapa kali mendengar Tuhan Yesus mengajar dan melakukan mujizat&#8211;bahwa secara pribadi Simon mengalami hal itu ketika mertuanya disembuhkan oleh Tuhan Yesus (Markus 1:30-31). Simon mulai mengikuti proses pemuridan oleh Tuhan Yesus, namun belum sepenuh waktu&#8211;ia masih kembali kepada pekerjaan sebagai nelayan. Tuhan Yesus sudah menghendaki Simon untuk menjadi murid-Nya, namun Tuhan tidak tergesa-gesa meminta komitmen total Simon.<\/p>\n<p>Kesalahan yang sering dilakukan orang adalah tidak membiarkan hidupnya&#8211;yang belum siap menyerah itu&#8211;untuk dipproses oleh Tuhan. Kesalahan itulah yang dilakukan oleh orang muda yang kaya itu&#8211;ketika Tuhan menunjukkan bahwa penghalang utama penyerahannya adalah hartanya, orang muda itu pergi dengan sedih (Markus 10:22). Kalau saja ia tetap tinggal dan berkata: &#8220;Aku belum bisa melepaskan hartaku; Tuhan tolonglah aku &#8230;&#8221;, mungkin ceritanya akan berbeda.<\/p>\n<p>Yang diperlukan adalah kesediaan seseorang untuk terus membuka diri kepada Tuhan. Mengijinkan Tuhan terus bersentuhan dengan hidupnya, mengijinkan Tuhan terus berbicara dan memproses penyerahannya. Seolah Tuhan berkata: &#8220;Tidak apa-apa kalau engkau belum siap sekarang. Tapi bersedialah untuk mengikuti proses yang kusediakan untuk menyiapkanmu&#8211;sehingga pada waktunya nanti, engkau benar-benar akan menyerahkan dirimu sepenuhnya ke dalam panggilan-Ku&#8221;.<\/p>\n<p>Views: 50<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lukas 5:1-11 Tuhan tidak penah tergesa-gesa. Ketika Tuhan memanggil seseorang untuk melakukan rencana-Nya, Ia mengijjinkan orang itu melalui proses&#8211;sampai pada titik penyerahan total. Tuhan tidak memaksa orang untuk mengambil komitmen secara prematur. Dalam beberapa kesempatan, Ia justru terkesan &#8220;menghalangi&#8221; dan &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=567\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,40,9],"tags":[],"class_list":["post-567","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lukas","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/567","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=567"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/567\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2634,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/567\/revisions\/2634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=567"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=567"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=567"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}