{"id":4501,"date":"2026-09-18T06:21:34","date_gmt":"2026-09-17T23:21:34","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4501"},"modified":"2026-09-18T06:21:34","modified_gmt":"2026-09-17T23:21:34","slug":"anatomi-bangkitnya-kedengkian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4501","title":{"rendered":"Anatomi Bangkitnya Kedengkian"},"content":{"rendered":"<p><strong>1 Samuel 18:6-9<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">D<\/span>osa membuat seseorang punya pikiran jahat. Ketika orang lain berprestasi, ornag yang hatinya jahat bisa merasa direndahkan\/dihina dan terancam posisinya, sehingga kemudian ia mendengki dan membenci orang yang dipandang sebagai saingannya itu. Kadang itu terjadi secara alamiah&#8211;tidak ada upaya sengaja untuk membangkitkan kecemburuan, tetapi itulah fakta di dunia yang jatuh dalam dosa. Betapa pentingnya menjaga hati yang murni dari kesombongan dan kedengkian, dan betapa orang memerlukan perlindungan Tuha&#8211;sebab ia tidak pernah tahu siapa yang sedang dengki kepadanya.<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 6-7<\/strong>. Daud disertai TUHAN sehingga ia selalu berhasil di dalam setiap tugas pertempuran yang diberikan kepadanya. Namanya menjadi snagat terkenal, ia dikagumi banyak orang. Terjadi insiden, ketika rombongan pasukan Saul dengan Daud di dalamnya pulang dari peperangan, perempuan-perempuan dari segala kota Israel menyongsong sambil mnyanyi dan menari-nari&#8211;mereka meciptakan lagu untuk menyambut kemenangan itu, dan syair nyayiannya: &#8220;<em>Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa<\/em>.&#8221; (<strong>ayat 7<\/strong>).<\/p>\n<p>Bayangkan suasananya: datang dari memenangkan peperangan, disambut oleh seluruh rakyat, dan kemudian perempuan-perempuan d kota itu menari-nari dan menyanyi dengan rebana dan gerincing&#8211;menari-nari di tengah jalan dan bernyanyi berbalas-balasan&#8211;berarti sudah dibuat koreografi dan komposisi lagunya. Sambutan yang begitu meriah dan terencana&#8211;isi nyanyiannya memuji-muji prestasi Saul, tapi disandingkan dengan prestasi Daud yang dinilai lebih besar\/hebat.<\/p>\n<p><strong>Ayat 8<\/strong>. Mendengar bahwa Daud dipuji sebagai pahlawan yang lebih hebat daripada dirinya, Saul bangkit amarahnya dan hatinya menjadi sangat sebal. Apalagi puji-pujian itu diberikan di muka umum, ketika ia ada di sana, dan dilakukan oleh perempuan-perempuan di kota Israel; bahkan membuat komposisi lagu dan koreografi tarian&#8211;untuk Daud. Mengapa sebal: merasa dihina\/direndahkan karena orang lain memuji Daud lebih tinggi daripadanya&#8211;entah mereka sengaja atau tidak; kemudian pikirannya bergerak lebih jauh, bahwa Daud akan mengancam posisinya sebagai raja. Sejak itu Saul selalu mendengki Daud.<\/p>\n<p>Berbagai pengalaman hidup Saul, dan yang sangat menekan adalah: Tuhan mencabut pilihan-Nya atas Saul sebagai raja, dan memilih orang lain yang lebih baik darpadanya. Mulai ada depresi karena roh jahat yang menggangu kesehatan mentalnya. Dan sekarang ada kejadian bahwa ada anak remaja yang mesa mengalahkan musuh yang tak sanggup dihadapinya, selalu meraih kemengan&#8211;mungkin selama ini masih belum menjadi gangguan, dan baru berupa bisikan-bisikan halus di dalam hatinya. Tapi, puji-pujian orabg kepada Daud&#8211;apalagi dibandingkan dengan dirinya, menjadi pemicu ia kemarahannya: merasa direndahkan dan merasa terancam posisinya!<\/p>\n<p><strong>Ayat 9<\/strong>. Sejak hari itu, Saul selalu mendengki Daud. Dalam teks asli dipakai kata &#8220;<em>awvan<\/em>&#8221; artinya: &#8220;melihat atau mengamati&#8221; tetapi dengan penuh kecemburuan. Karena Saul merasa direndahkan dan terancam, maka sejak hari itu terus mengamat-amati gerak-gerik Daud, pekerjaannya, sikapnya, dan semua dalam hidup Daud dengan penuh kecemburuan dan kemarahan.<\/p>\n<p>Saul memelihara kemarahannya dan ketidaksukaannya dan kecemburuannya kepada Daud. Dengan terus mengamat-amati Daud, ia memupuk kebencian dan kedengkian itu makin lama makin besar dan makin dalam. Ia tidak bisa lagi melihat sisi positif dari Daud&#8211;termasuk bahwa Daud tidak sengaja menyerang dia, tapi pikiran Saul dipenuhi dengan ketidaksukaan&#8211;apapun tindakan Daud, dipandang dengan kacamata kebencian dan kecemburuan; selalu ditafisrkannya sebagai tindakan yang merendahkan dan mengancam dirinya.<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\n(1) Menyadari bahwa &#8220;popularitas&#8221; saya bisa membangkitkan kecemburuan dan kedengkian orang lain&#8211;saya tidak bisa teralu naif; itu realitas yang bisa dan mungkin sudah terjadi. Saya tidak bisa menahan orang lain, yang bisa saya lakukan adalah terus memohon Tuhan menjaga kemurnian hati saya supaya saya tidak dengas engaja mengatur dan merekayasa pujian\/kekaguman kepada saya.<br \/>\n(2) Saya mengakui bahwa kadang meninggikan diri dengan membandingkan sikap saya dengan orang lain&#8211;saya mengajui ini sebagai dosa di hadapan Tuhan. Saya harus belajar untuk tidak berkomentar negatif tentang orang lin dan membandingkan dengan sikap saya.<br \/>\n(3) Berlindung kepada Tuhan dari serangan dan ancaman orang-orang yang mendengki saya. Hanya Tuhan yang dapat memberikan perlindungan kepada saya&#8211;karena bahkan saya pun tidak tahu isi hati orang lain di sekitar saya.<\/p>\n<div id=\"simple-translate\" class=\"simple-translate-system-theme\">\n<div>\n<div class=\"simple-translate-button isShow\" style=\"background-image: url('chrome-extension:\/\/cllnohpbfenopiakdcjmjcbaeapmkcdl\/icons\/512.png'); height: 22px; width: 22px; top: 1330px; left: 416px;\"><\/div>\n<div class=\"simple-translate-panel \" style=\"width: 300px; height: 200px; top: 0px; left: 0px; font-size: 13px;\">\n<div class=\"simple-translate-result-wrapper\" style=\"overflow: hidden;\">\n<div class=\"simple-translate-move\" draggable=\"true\"><\/div>\n<div class=\"simple-translate-result-contents\">\n<p class=\"simple-translate-result\" dir=\"auto\">\n<p class=\"simple-translate-candidate\" dir=\"auto\">\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Views: 0<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Samuel 18:6-9 osa membuat seseorang punya pikiran jahat. Ketika orang lain berprestasi, ornag yang hatinya jahat bisa merasa direndahkan\/dihina dan terancam posisinya, sehingga kemudian ia mendengki dan membenci orang yang dipandang sebagai saingannya itu. Kadang itu terjadi secara alamiah&#8211;tidak &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4501\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38,39,9],"tags":[],"class_list":["post-4501","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-1-samuel","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4501"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4501\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4502,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4501\/revisions\/4502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}