{"id":4480,"date":"2026-09-09T08:10:45","date_gmt":"2026-09-09T01:10:45","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4480"},"modified":"2026-09-09T08:11:34","modified_gmt":"2026-09-09T01:11:34","slug":"4480","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4480","title":{"rendered":"Rencana Kerja Tuhan Itu Sempurna. Percaya dan Taati Dia."},"content":{"rendered":"<p><strong>1 Samuel 16:13-23<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">K<\/span>etika Tuhan memanggil seseorang, ia akan melengkapi orang itu, tidak hanya dengan kuasa ilahi dan kompetensi yang diperlukan untuk melakukan panggilannya, tetapi juga membuka pintu dan jalan ke tempat-tempat atau posisi-posisi di mana ia harus berada untuk melakukan panggilan Tuhan itu. Orang yang dipanggil Tuhan tidak perlu merekayasa jalannya sendiri, cukup mengikut Tuhan dengan setia. &#8220;<em>Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu<\/em>.&#8221; (<strong>Ams. 3:5,6<\/strong>).<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 13-14<\/strong>. Samuel&#8211;mentaati firman TUHAN&#8211;mengurapi Daud yang masih remaja itu sebagai raja. Dan &#8220;<em>sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud<\/em>&#8221; (<strong>ayat 13<\/strong>). Tetapi&#8211;kontras antara dua situasi&#8211; Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.<\/p>\n<p>Konsekuansi ketidaktaatan Saul sangat mengerikan: Roh TUHAN tidak lagi memenuhinya, menyertainya, melengkapinya dengan semua kuasa yang diperlukan sebagai manusia dan sebagai raja&#8211;dan justru sekarang hadir roh jahat, yang diijinkan TUHAN, untuk menggangu Saul. Kata &#8220;mengganggu&#8221; dalam bahasa aslinya adalah &#8220;<em>baat<\/em>&#8221; yang berarti: <em>to fear, to be or to make afraid, to startle<\/em>; roh yang mempengaruhi kondisi mental Saul dengan ketakutan, kecemasan, atau paranoia.<\/p>\n<p>Terpujilah Tuhan, yang bermurah hati kepada saya, yang sekalipun melihat betapa besar dosa saya, Tuhan memberikan pengampunan dan tidak menarik kehadiran Roh Kudus di dalam hidup saya. Terpujilah Tuhan Yesus, karena karya keselamatan yang dilakukan-Nya, dan yang dianugerahkan kepada saya, memberikan kehadiran Roh Kudus sebagao meterai yang tidak perbah dicabut lagi.<\/p>\n<p><strong>Ayat 15-17<\/strong>. Hamba-hamba Saul bisa menarik kesimpulan bahwa Saul diganggu oleh roh jahat yang dari pada Allah&#8211;berarti kondisi mental Saul itu sudah termanifestasi cukup jelas dan sering, sampai-sampai orang-orang di sekitarnya bisa menyimpulkan demikian. Dan mereka memberikan saran: agar dicari orang yang pintar bermain kecapi untuk membuat Saul nyaman ketika gangguan mental itu datang.<\/p>\n<p>Musik, sejak jaman purba, telah dirasakan manfaatnya untuk memberikan rasa nyaman dan ketenangan&#8211;bahkan bagi orang yang punya gangguan psikologis. Ada banyak alat musik pada zaman Saul, tetapi orang meyakini suara permainan kecapi yang baik memiliki efek menenangkan. Ini adalah pengetahuan umum yang berlaku dan diyakini orang pada waktu itu.<\/p>\n<p><strong>Ayat 18-23<\/strong>. Ketika Saul mendengar usul itu, ia minta dicarikan seorang pemain kecapi yang baik untuk menenangkan hatinya. Salah seorang hambanya mengajukan nama Daud&#8211;ia sudah pernah melihat sendiri, bukan hanya dari kata orang&#8211;yang memenuhi kriteria: pandai main kecapi, tapi juga seorang prajurit yang gagah perkasa, pandai bicara, elok perawakannya dan TUHAN menyertai dia.<\/p>\n<p>Dari mana hamba Saul ini bisa mendeskripsikan Daud dengan detil? Darimana oarnag itu tahu Daud adalah pahlawan yang gagah perkasa? Dari mana dia tahu bahwa TUHAN menyertai Daud? Apakah insiden Daud menjadi pemain kecapi di istana Saul ini terjadi setelah peristiwa kemenangannya atas Goliat? Bisa jadi demikian urutan kronologisnya&#8211;Daud pertama tampil d depan hamba-hamba Saul adalah ketika ia maju melawan dan mengalahkan Goliat; dan setelah itu mereka mulai mengenal dan mengamati kehidupan Daud.<\/p>\n<p>Dugaan ini juga didukung dengan catatan di ayat 21 bahwa Saul menjadikan Daud pelayan pribadinya, menjadi pembawa senjatanya. Ini posisi yang permanen di istana Saul &#8220;<em>Biarkanlah Daud tetap menjadi pelayanku, sebab aku suka kepadanya<\/em>.&#8221;&#8211;<strong>ayat 22<\/strong>; dan ini berarti terjadi setelah peristiwa kemenangan atas Goliat. Sejak itu, Daud melayani Saul secara pribadi: sebagai pembawa senjata, dan penolong untuk menenangkan Saul ketika roh jahat itu mengganggu dia.<\/p>\n<p>Tuhan yang telah menetapkan Daud menjadi raja, sekarang membuka pintu dan jalan bagi Daud untuk masuk ke lingkaran istana&#8211;membuat para pegawai istana Saul mengenal dan mearuh respek kepadanya, mengenalkan kepada Saul dengan memberi peran untuk memenuhi kebutuhan Saul. Tuhan itu rapi dalam bekerja, rencananya indah dan tepat pada waktunya. Percayalah kepada-Nya, dengarkanlah Dia, dan taatilah perintah-Nya; maka engkau akan berada di dalam rencana-Nya yang sempurna.<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\n(1) Memuji Tuhan untuk belas kasihan-Nya yang mengampuni saya dan memulihkan saya. Memuji Tuhan Yesus karena karya keselamatan-Nya telah menghadirkan Roh Kudus di dalam hidup saya sebagai meterai yang tidak akan pernah dibatalkan-Nya.<br \/>\n(2) Terus belajar untuk percaya kepada Tuhan dan taat kepada Tuhan; dan tidak bersandar kepada pemikiran dan rencana saya sendiri.<!--more--><\/p>\n<p>Views: 6<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Samuel 16:13-23 etika Tuhan memanggil seseorang, ia akan melengkapi orang itu, tidak hanya dengan kuasa ilahi dan kompetensi yang diperlukan untuk melakukan panggilannya, tetapi juga membuka pintu dan jalan ke tempat-tempat atau posisi-posisi di mana ia harus berada untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4480\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38,39,9],"tags":[],"class_list":["post-4480","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-1-samuel","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4480"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4480\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4482,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4480\/revisions\/4482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}