{"id":4451,"date":"2026-08-20T07:14:49","date_gmt":"2026-08-20T00:14:49","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4451"},"modified":"2026-08-20T07:14:49","modified_gmt":"2026-08-20T00:14:49","slug":"kasih-tuhan-tetap-walau-umat-nya-tidak-ideal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4451","title":{"rendered":"Kasih Tuhan Tetap walau Umat-Nya Tidak Ideal"},"content":{"rendered":"<p><strong>1 Samuel 12:6-18<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">T<\/span>uhan itu Mahakasih, Mahapemurah, dan sekaligus Mahakudus dan Mahakuasa. Di dalam kasih-Nya, Ia memberikan kemurahan dan menuruti permintaan umat-Nya&#8211;sekalipun permintaan itu tidak disukai-Nya; Ia memberi ruang kepada umat-Nya untuk belajar dari kesalahan mereka, supaya mereka belajar untuk percaya dan taat kepada-Nya. Dan, di dalam umat-Nya menjalani pilihan mereka yang salah itu, Tuhan tidak membiarkan mereka begitu saja tanpa pengawasan. Tuhan&#8211;dalam Kemahakuasaan-Nya&#8211;tetap mengawal mereka, menjagai mereka, dan memberi petunjuk bagaimana bersikap benar di dalam jalan pilihan mereka yang tidak ideal itu.<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 6-15<\/strong>. Setelah menegaskan integritasnya sebagai pemimpin&#8211;yang diafirmasi oleh semua orang, Samuel kemudian menyatakan dosa yang dilakukan bangsa itu dengan permintaan mereka akan seorang raja. Samuel mengulang makna permintaan mereka, yaitu sebenarnya mereka menolak TUHAN untuk memerintah langsung atas umat-Nya. Kalau sebelumnya TUHAN dan bangsa itu menjadi saksi, betapa Samuel sudah melakukan pelayanannya dengan bersih dan berintegritas, sekarang TUHAN juga menjadi saksi apa yang dikatakan Samuel kepada bangsa itu.<\/p>\n<p><strong>Pertama<\/strong>, TUHAN yang memilih bangsa Israel menjadi umat kepunyaan-Nya sendiri, ketika nenek moyang mereka berseru-seru meminta pertolongan karena di bawah perbudakan dan penindasan Mesir&#8211;mereka minta tolong untuk dilepaskan dari penderitaan, maka TUHAN mengutus Musa dan Harun untuk membebaskan mereka dan membawa mereka masuk ke Tanah Kanaan untuk memilkinya (<strong>ayat 6-8<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, sepanjang sejarah telah tercatat berkali-kali bangsa ini melupakan TUHAN, Allah mereka, sehingga mereka diserahkan kepada penindasan bangsa-bangsa asing&#8211;sebagai bentuk tegoran dan disiplin dari TUHAN agar mereka berbalik kepada TUHAN. Ketika mereka berseru minta tolong, TUHAN membangkitkan para hakim untuk membebaskan mereka&#8211;siklus ini terus berulang, hati bangsa itu tidak pernah bisa konsisten setia mengikut TUHAN. <em>Track record<\/em> kesetiaan mereka kepada TUHAN sangat buruk (<strong>ayat 9-11<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, ketika ada ancaman dari Nahas, orang Amon itu, mereka tidak berteriak minta tolong kepada TUHAN&#8211;melalui Samuel yang telah dipilih TUHAN untuk memimpin mereka, tetapi bangsa ini sekarang meminta seorang raja untuk memimpin dan membebaskan mereka, padahal &#8220;<em>TUHAN, Allahmu, adalah rajamu<\/em>.&#8221; Bangsa ini mengandalkan apa yang terlihat ketimbang Pribadi Yang Tak Terlihat. Memikirkan perkara di bumi, dan bukan perkara sorgawi (<strong>ayat 12<\/strong>)<\/p>\n<p><strong>Ayat 13-15<\/strong>. Samuel menyatakan kesetiaan dan kemurahan TUHAN, sebab sekalipun bangsa itu menolak Dia, namun TUHAN berkenan memberikan permintaan mereka untuk mempunyai seorang raja. Tuhan tidak melepas mereka sama sekali, sekalipun TUHAN memenuhi permintaan mereka, namun TUHAN tetap mengendalikan semuanya: Ia yang menetapkan siapa yang menjadi raja, dan Ia yang mengatur bagaimana kehidupan kerajaan itu harus berjalan sesuai kehendak-Nya.<\/p>\n<p>Samuel menekankan bahwa sebenarnya umat TUHAN tidak akan mungkin lepas dari pengendalian TUHAN&#8211;kalau mereka berpikir bahwa dengan mempunyai raja, berarti TUHAN tidak lagi memerintah atas hidup mereka, maka itu salah besar. TUHAN tetap mengatur hidup mereka sesuai firman-Nya; selama mereka dan raja itu taat kepada firman TUHAN, maka hidup mereka akan diberkati, tetapi bila tidak, &#8220;<em>maka tangan TUHAN akan melawan kamu dan melawan rajamu<\/em>&#8221; (<strong>ayat 15<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Ayat 16-18<\/strong>. Untuk memberikan penekanan betapa seriusnya pernyataan TUHAN kepada bangsa itu, Samuel meminta TUHAN memberikan afirmasi dengan tanda ajaib yang melawan hukum alam. Pada waku itu di sana sedang awal musim panas, musim menuai gandum&#8211;yang tidak akan hujan, apalagi hujan lebat disertai guruh. Dan, Samuel tidak diam-diam meminta kepada TUHAN, tapi ia mengumumkan kepada bangsa itu, bahwa ia akan meminta TUHAN memberikan tanda ajaib&#8211;supaya bangsa itu benar-benar mengerti bahwa besar kejahatan yang telah mereka lakukan di hadapan TUHAN dengan meminta seorang raja! Samuel berseru kepada TUHAN, dan TUHAN menyatakan konfirmasi dan validasinya kepada nabi-Nya, dengan memberikan pada hari itu guruh dan hujan, sehingga sangat takutlah seluruh bangsa itu kepada TUHAN dan kepada Samuel.<\/p>\n<p>Bagaimana perasaanmu ketika, Tuhan menyatakan dengan jelas bahwa kamu telah melakukan sebuah kejahatan besar, tetapi pada saat yang sama, Tuhan menuruti permintaanmu yang jahat itu? Bagaimana perasaan Saul yang boleh dikatakan menjadi pusat persoalan ketegangan antara TUHAN dengan umat-Nya? Bagaimana bisa melakukan rekonsiliasi antara: permintaan raja itu jahat di mata TUHAN, tapi TUHAN memilih dan memberikan raja untuk mereka&#8211;sambil tetap mengatakan bahwa permintaan mereka itu salah, kemudian TUHAN memberikan aturan tentang kerajaan&#8211;yang bisa diartikan &#8220;merestui&#8221; permintaan yang salah itu.<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\n(1) Memuji Tuhan dan bersyukur kepada Tuhan karena kasih-Nya yang begitu besar, sehingga tidak membiarkan atau melepaskan begitu saja saya&#8211;bahkan ketika saya diijinkan untuk memilih jalan yang tidak ideal di hadapan-Nya. Tuhan tetap menjaga, membimbing, mengawasi&#8211;supaya saya tidak bertambah parah.<br \/>\n(2) Belajar untuk tunduk kepada kehendak Tuhan, tidak &#8220;memaksa&#8221; Tuhan agar memberikan apa yang saya inginkan; karena sesungguhnya, ada di dalam kehendak Tuhan adalah situasi yang terbaik dan teraman untuk hidup saya.<br \/>\n(3) Ketika menyakan &#8220;belas kasihan&#8221; dan &#8220;kemurahan&#8221; kepada orang yang telah melakukan kesalahan&#8211;tetap harus mendeklarasikan bahwa ia salah, dan tidak ada pembenaran.<\/p>\n<p>Views: 10<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Samuel 12:6-18 uhan itu Mahakasih, Mahapemurah, dan sekaligus Mahakudus dan Mahakuasa. Di dalam kasih-Nya, Ia memberikan kemurahan dan menuruti permintaan umat-Nya&#8211;sekalipun permintaan itu tidak disukai-Nya; Ia memberi ruang kepada umat-Nya untuk belajar dari kesalahan mereka, supaya mereka belajar untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4451\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38,39,9],"tags":[],"class_list":["post-4451","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-1-samuel","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4451","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4451"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4451\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4452,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4451\/revisions\/4452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4451"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4451"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4451"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}