{"id":4322,"date":"2026-06-19T09:13:35","date_gmt":"2026-06-19T02:13:35","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4322"},"modified":"2026-06-19T09:14:02","modified_gmt":"2026-06-19T02:14:02","slug":"4322","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4322","title":{"rendered":"Kemurahan Tuhan di Tengah Kejahatan Manusia"},"content":{"rendered":"<p><strong>Wahyu 11:1-14<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">P<\/span>ada 3,5 tahun dari masa Tribulasi\/Kesulitan besar, Tuhan mengutus hamba-Nya untuk bernubuat, unuk memberi kesempatan terakhir kepada orang-orang yang masih tertinggal hidup di bumi agar bertobat. Dan misi Tuhan itu berhasil, sekalipun dibayar dengan kematian kedua hamba-Nya, di akhir episode itu ada orang-orang yang menjadi gentar dan kemudian memuliakan Allah. Murka Tuhan berupa bencana yang menggentarkan bisa menjadi jalan pertobatan bagi orang yang melihatnya.<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 1-2<\/strong>. Yohanes diberi tongkat pengukur, dengan perintah agar Yohanes bangkit dan mengikur bangunan Bait Suci dan mezbah dan semua yang beribadah di dalamnya tetapi tidak mebgkur pelataran luar Biat Suci. Ini menubuatkan masa di mana Bait Allah yang ada di Yerusalem akan dan sudah dibangun kembali, dan orang Israel kembali beribadah di dalamnya. Salah satu tanda akhir zaman adalah dibangunnya kembali bangunan Bait Suci di Yerusalem.<\/p>\n<p><strong>Ayat 3-6<\/strong>. Selama 3,5 tahun di tengah masa tribulasi\/kesukaran di mana dunia dikuasai dan diperintah oleh Antikristus, Tuhan mengutus dua orang hamba-Nya untuk bernubuat sambil berkabung. Mereka diberi kuasa yang sangat besar dari Tuhan untuk melakukan tanda-tanda ajaib, dan tidak ada kekuatan apapun yang bisa mencelakakan mereka. Mujizat yang disebutkan: keluar api untuk menghanguskan musuh, menutup langit supay atidak ada hujan, mengubah air menjadi darah, dan memukul bumi dengan berbagai malapetaka. Ini tanda-tanda yang menjadi ciri Musa dan Elia.<\/p>\n<p>Kedua hamba Tuhan itu bernubuat di luar Bait Allah. Ironis, sementara bangunan Bait Allah sudah dibangun kembali, dan ritual ibadah sudah dilakukan lagi, tetapi Tuhan sendiri tidak hadir di dalam Bait Suci dan egala ritual ibadahnya. Tuhan justru bekerja di luar Bait Suci melalui kedua hambanya. Ada masa di mana kebenaran Tuhan dan firman Tuhan dan kuasaTuhan dilayankan justru di luar rumah Tuhan, karena sumah Tuhan sendiri sudah kehilangan maknanya&#8211;hanya tinggal bangunan, organisasi, dan ritual\/aktivitas tanpa ada pertbatan dan penyembahan yang benar kepada Tuhan.<\/p>\n<p><strong>Ayat 7-10<\/strong>. Setelah genap masa pelayanan kedua hamba itu (3,5 tahun), maka barulah Tuhan mengijinkan Si Jahat untuk menjamah mereka, dan membunuh mereka. Mayat kedua hamba Tuhan itu akan diletakkan di atas jalan raya Yerusalem dan orang-orang tidak memperbolehkan mayat mereka ikuburkan, tetapi dijadikan tontonan bagi semua bangsa, suku, bahasa, dan kaum, selama 3,5 hari! Orang-orang di bumi membuat bergembira, saling bertukar hadiah, untuk merayakan kematian kedua hamba Tuhan itu, sebab selama 3,5 tahun playanan keduanya telah membuat orang-orang di bumi menderita\/tersiksa.<\/p>\n<p>Si jahat akan mempertontonkan kemenangannya! Selama 3,5 hari memamerkan bahwa ia menang atas hamba-hamba Tuhan, menang atas kebenaran Tuhan. Dan orang-orang berdosa, yang memberontak melawan Tuhan, bersukacita dan membuat perayaan atas kematian hamba Tuhan dan kebnaran Tuhan! Selama waktu yang singkat, seolah-olah dosa dan kejahatan dan orang jahat itu menang atas kebenaran dan atas hambahamba Tuhan.<\/p>\n<p><strong>Ayat 11-14<\/strong>. Akan tetapi, setelah 3,5 hari lewat&#8211;Tuhan meniupkan roh kehidupan kepada kedua mayat hamba-hamba-Nya, dan mereka bangkit dari kematian. Semua orang melihat dan menjadi sangat takut. Kemenangan orang jahat itu sangat singkat, dan diganti dengan ketakutan besar melihat kuasa Tuhan dinyatakan: Tuhan yang menang, dan mereka yang kalah. Lalu terdengar suara nyaring dari langit memerintahkan kedua hamba Tuhan itu naik ke sorga&#8211;kedanya naik ke leangit diselubungi awan dan disaksikan oleh musuh-musuh mereka.<\/p>\n<p>Pada waktu keduanya terakngkat naik ke sorga, terjadilah gempa bumi yang dahsyat, dan 10% dari kota Yerusalem itu rubuh, dan ada 7.000 orang yang mati karena gempa itu. Betapa dahsyat murka Tuhan ketika dinyatakan: kematian 2 hamba-Nya dibalaskan dengan kematian 7.000 orang berdosa! Dan orang-orang yang selamat dari kematian karena gempa bumi itu menjadi sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga. Ada yang mati karena murka Allah, tetapi kemudian orang-orang lain yang melihat murka Allah itu menjadi takut dan bertobat lalu memuliakan Allah.<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\nMemuji Tuhan, sebab Tuhan terus membuka kesempatan bagi orang berdosa untuk bertobat. Tuhan menggunakan murka-Nya tidak semata-mata untuk menghukum, tetapi untuk menyadarkan orang supaya mereka berbalik dan bertobat.<\/p>\n<p>Views: 1<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wahyu 11:1-14 ada 3,5 tahun dari masa Tribulasi\/Kesulitan besar, Tuhan mengutus hamba-Nya untuk bernubuat, unuk memberi kesempatan terakhir kepada orang-orang yang masih tertinggal hidup di bumi agar bertobat. Dan misi Tuhan itu berhasil, sekalipun dibayar dengan kematian kedua hamba-Nya, di &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4322\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40,9,68],"tags":[],"class_list":["post-4322","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh","category-wahyu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4322","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4322"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4322\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4324,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4322\/revisions\/4324"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4322"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4322"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4322"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}