{"id":4218,"date":"2026-05-04T05:39:54","date_gmt":"2026-05-03T22:39:54","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4218"},"modified":"2026-05-04T05:39:54","modified_gmt":"2026-05-03T22:39:54","slug":"iman-taat-sekalipun-masih-ada-keraguan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4218","title":{"rendered":"Iman: Taat Sekalipun Masih Ada Keraguan,"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ibrani 11:28-31<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">I<\/span>man ditandai dengan ketaatan. Sekalipun tidak sepenuhnya paham, sekalipun tidak bisa menjelaskan&#8211;bahkan, sekalipun tidak percaya 100% dan ada simpanan keraguan, selama orang taat kepada perintah Tuhan sebagai bentuk imannya&#8211;sekecil biji sesawipun iman itu&#8211;maka ia pasti mengalami karya Tuhan. Sebab, siapakah yang bisa mengkalim bahwa ia 100% percaya penuh kepada Tuhan tanpa keraguan setitikpun?<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 28<\/strong>. Karena iman&#8211;percaya kepada penyataan Tuhan&#8211;orang Israel mengadakan makan Paskah dan mengoleskan darah korban di ambang pintu\/jendela; kalau dipikir secara fisik\/alamiah, bagaimana olesan darah bisa mencegah maut? Tetapi, karena itu perintah Tuhan, maka mereka percaya dan taat, sehingga pembinasa anak-anak sulung tidak menyentuh mereka.<\/p>\n<p>Sesungguhnya mati-hidup, sejahtera-celaka, itu Tuhan yang menentukan. Ketaatan kepada firman Tuhan yang menjadi jaminan kehidupan, sebab Tuhan adalah Pemberi, Pemilik dan Pemegang kehidupan. Bisa jadi, &#8220;kualitas&#8221; iman masing-masing orang Israel itu berbeda&#8211;tetapi, selama mereka taat melakukan perintah Tuhan, maka malapetaka tidak menyentuh mereka. Itulah mengapa orang-orang yang &#8220;sederhana&#8221; mengalami pekerjan Tuhan, sebab mereka taat&#8211;sekalipun mungkin mereka tidak paham atau percaya penuh.<\/p>\n<p><strong>Ayat 29-30<\/strong>. Iman yang sama ditunjukkan ketika melintasi Lut merah dan meruntuhkan Yeriko. Jalan yang ditunjukkan Tuhan, yang harus ditaati oleh umat-Nya, adalah jalan yang bertentangan dengan akal sehat, tidak ada di dalam kamus strategi militer manapun! Siapa pernah berpikir bahwa laut bisa dikeringkan? Atau benteng tebal-tinggi bisa runtuh hanya karena dikelilingi 7 kali?<\/p>\n<p>Ada faktor yang penting: ketika pemimpin memiliki iman yang teguh kepada Tuhan, maka yang lain akan mengikuti&#8211;seberapapun kadar iman mereka. Musa menunjukkan keyakinan yang teguh kepada Tuhan; yakin sepenuhnya bahwa Tuhan berkuasa melakukan apa saja. Yosua beriman teguh kepada Tuhan, percaya dan taat apapun yang Tuhan nyatakan. Maka umat Tuhan mengikuti iman pemimpin mereka.<\/p>\n<p><strong>Ayat 31<\/strong>. Karena iman, Rahab&#8211;pelacur itu, tidak turut binasa karena ia telah menolong para pengintai Israel di Yeriko. Rahab tidak pernah mendengar firman Tuhan, melainkan hanya mendengar peristiwa bagaimana Allah Israel mengeringkan laut dan menumpas raja Sihon dan Og. Itu menimbulkan kegentaran kepada Tuhan di dalam hatinya dan membuatnya mengungsikan nyawanya kepada Allah Israel.<\/p>\n<p>Karena iman juga, Rahab mempercayai kata-kata para pengintai itu: bahwa mereka akan menjamin keselamatan dirinya dan siapapun yang ada di dalam rumahnya. Rahab percaya bahwa para pengintai itu akan menepati janji mereka, sekalipun tidak ada jaminan apa-apa. Berkali-kali ditulis di Kitab Yosua, siapa Rahab itu&#8211;seorang pelacur. Tapi Tuhan menyelamatkan &#8220;sampah masyarakat&#8221; karena ia memiliki iman.<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\nJangan menunggu perasaan yakin 100%, karena kemungkinan itu tidak akan bisa kaurasakan. Lakukan langkah ketaatan ketika mendengar perintah\/janji Tuhan, maka imanmu akan ditumbuhkan Tuhan.<\/p>\n<p>Views: 0<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ibrani 11:28-31 man ditandai dengan ketaatan. Sekalipun tidak sepenuhnya paham, sekalipun tidak bisa menjelaskan&#8211;bahkan, sekalipun tidak percaya 100% dan ada simpanan keraguan, selama orang taat kepada perintah Tuhan sebagai bentuk imannya&#8211;sekecil biji sesawipun iman itu&#8211;maka ia pasti mengalami karya Tuhan. &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4218\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19,40,9],"tags":[],"class_list":["post-4218","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ibrani","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4218"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4218\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4219,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4218\/revisions\/4219"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}