{"id":415,"date":"2014-01-01T08:55:15","date_gmt":"2014-01-01T01:55:15","guid":{"rendered":"http:\/\/mashast.com\/?p=415"},"modified":"2024-03-11T09:43:57","modified_gmt":"2024-03-11T02:43:57","slug":"catatan-illahi-atas-hidup-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=415","title":{"rendered":"Catatan Awal Tahun"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kejadian 5:1-31<\/strong><\/p>\n<p>Cara Kitab Suci mencatat perjalanan hidup orang begitu ringkas: lahir, menjalani hidup sekian tahun, lalu mati. Dari manusia pertama\u2014Adam, hingga setiap keturunannya; dicatat dengan cara yang sama. Sebuah siklus: lahir, menjalani hidup sekian tahun, lalu mati.<\/p>\n<p><!--more-->Tidak ada pembedaan siapakah dia, berapa kepandaiannya, sebaik apa rupanya, apa profesi dan prestasinya, sebanyak apa hartanya, setenar apa namanya. Setiap orang dicatat dengan cara yang sama ringkasnya: lahir, menjalani hidup sekian tahun, lalu mati.<\/p>\n<p>Hanya satu nama yang dicatat dengan cara yang berbeda: Henokh. Dan satu-satunya hal yang membedakan dari semua orang yang lain\u2014menurut kacamata Allah\u2014adalah: ia hidup bergaul dengan Allah&#8211;dalam versi lain dikatakan: Henokh walked with God.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, apa yang membuat hidup seseorang bernilai di mata Allah adalah: apakah selama berada di muka bumi ini ia hidup bergaul dengan-Nya, apakah ia berjalan bersama-Nya.<\/p>\n<p>Semua hal yang lain: tampang, kepandaian, profesi, kekayaan, kekuasaan, prestasi, prestise, kesenangan\u2014semua hal yang dicari dan dikejar manusia, hanya akan secara ringkas tercatat: lahir, hidup sekian tahun, mati.<\/p>\n<p>Kalimat apa yang akan ditorehkan oleh pena Illahi tentang hidup saya kelak?<\/p>\n<p>Views: 44<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kejadian 5:1-31 Cara Kitab Suci mencatat perjalanan hidup orang begitu ringkas: lahir, menjalani hidup sekian tahun, lalu mati. Dari manusia pertama\u2014Adam, hingga setiap keturunannya; dicatat dengan cara yang sama. Sebuah siklus: lahir, menjalani hidup sekian tahun, lalu mati. Views: 44<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20,39,9],"tags":[],"class_list":["post-415","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kejadian","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=415"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/415\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2811,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/415\/revisions\/2811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}