{"id":4064,"date":"2026-02-02T08:47:39","date_gmt":"2026-02-02T01:47:39","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4064"},"modified":"2026-02-02T08:47:39","modified_gmt":"2026-02-02T01:47:39","slug":"belajar-mencukupkan-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4064","title":{"rendered":"Belajar Mencukupkan Diri"},"content":{"rendered":"<p><strong>1 Timotius 6:6-10<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">P<\/span>aulus membicarakan salah satu bahaya dalam menjalani hidup saleh, yaitu kecintaan dan ketamakan akan harta duniawi; secara lugas Paulus menyebutkan: keinginan menjadi kaya dan kecintaan akan uang. Antidote atau obatnya adalah: sikap mencukupkan diri dengan berkat yang telah diberikan oleh Tuhan; mensyukuri apa yang ada, bukannya menginginkan apa yang tidak ada.<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 6<\/strong>. Ibadah atau hidup saleh akan mendatangkan banyak berkat ketika diiringi dengan sikap mencukupkan diri&#8211;sebagai antitesis dari ketamakan atau kerakusan. Secara implisit Pulus memberikan peringatan: ketamakan atau kerakusan akan harta duniawi itu adalah ancaman atas hidup saleh.<\/p>\n<p><strong>Ayat 7<\/strong>. Paulus memberikan dasar sikap mencukupkan diri: kesadaran bahwa harta milik itu tidak dibawa ketika lahir ke dunia, dan tidak pula akan di bawa ke dalam kekekalan. Lahir tidak memiliki apa-apa, dan ketika mati tidak bisa membawa apa-apa; lalu untuk apa rakus dan terikat dengan harta duniawi?<\/p>\n<p><strong>Ayat 8<\/strong>. Paulus kemudian mendefinisikan atau menunjukkan bagaimana implementasi sikap mencukupkan diri ini: selama masih bisa makan dan masih memiliki pakaian, itu sudah cukup. Keinginan akan hal-hal yang lebih daripada itu bisa menjadi jerat kepada ketamakan. Mencukupkan diri: menghitung berkat Tuhan&#8211;bahwa Tuhan telah mencukupi seluruh kebutuhan saya.<\/p>\n<p><strong>Ayat 9<\/strong>. Kontras dengan sikap orang yang tamak&#8211;yang ingin menjadi kaya. Keinginan menjadi kaya itu membuka celah kepada berbagaio macam pencobaan dan jerat&#8211;yang sebenarya bisa dihindari; yang pada ujungnya akan menjerumuskan orang kepada keinginan-keinginan yang berbahaya, yang akan menimbulkan kerusakan dan kehancuran pada hidup seseorang.<\/p>\n<p><strong>Ayat 10<\/strong>. Paulus menyatakan bahwa: cinta akan uang&#8211;mengejar uang bukan untuk memenuhi kebutuhan, tetapi demi mengumpulkan uang yang banyak&#8211;merupakan akar segala kejahatan. Dan banyak orang yang terjerat kepada cinta akan uang ini telah menyeleweng dari iman dan mendatangkan banyak duka dan kesusahan atas diri mereka sendiri.<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\nMemohon Tuhan memurnikan hati saya dari ketamakan akan uang&#8211;agar hati saya diuji apakah alasan-alasan yang &#8220;baik&#8221; itu&#8211;untuk pekerjaan Tuhan, untuk menyenangkan istri&#8211;benar-benar murni, ataukah sebenarnya topeng untuk menutupi ketamakan saya akan harta.<\/p>\n<p>Views: 42<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Timotius 6:6-10 aulus membicarakan salah satu bahaya dalam menjalani hidup saleh, yaitu kecintaan dan ketamakan akan harta duniawi; secara lugas Paulus menyebutkan: keinginan menjadi kaya dan kecintaan akan uang. Antidote atau obatnya adalah: sikap mencukupkan diri dengan berkat yang &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4064\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64,40,9],"tags":[],"class_list":["post-4064","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-1-timotius","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4064","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4064"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4064\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4065,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4064\/revisions\/4065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4064"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4064"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4064"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}