{"id":4036,"date":"2026-01-19T05:54:04","date_gmt":"2026-01-18T22:54:04","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4036"},"modified":"2026-01-19T05:54:04","modified_gmt":"2026-01-18T22:54:04","slug":"menikmati-segala-sesuatu-di-dalam-kekudusan-dan-ucapan-syukur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4036","title":{"rendered":"Menikmati Segala Sesuatu di dalam Kekudusan dan Ucapan Syukur"},"content":{"rendered":"<p><strong>1 Timotius 4:1-5<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">K<\/span>esesatan yang mulai berkembang di zaman Paulus adalah: ajaran yang menyatakan bahwa hal-hal rohani itu baik, sedangkan perkara-perkara jasmani itu jahat&#8211;sehingga harus dimatikan. Ini bertententangan dengan kebenaran Tuhan, karena Tuhan yang menciptakan segala sesuatu&#8211;termasuk hal-hal jasmani, dan setelah mencipta, Ia melihat segala yang dijadikan-Nya itu &#8220;<em>Sungguh amat baik<\/em>.&#8221; (<strong>Kej. 1:31<\/strong>).<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 1<\/strong>. Paulus mengingatkan Timotius bahwa akan ada orang-orang yang meninggalkan iman yang benar dan berbalik mengikuti roh-roh penyesat dan mengikuti ajaran-ajaran sesat yang berasal dari si jahat. Ini bukan pendapat Paulus, melainkan hal yang sudah dinyatakna oleh Roh Kudus: kemurtadan dan penyesatan itu akan terjadi; jadi tidak perlu terkejut apabila itu terjadi.<\/p>\n<p><strong>Ayat 2<\/strong>. Ajaran-ajaran si jahat itu disampaikan atau disebarkan melalui orang-orang atau pengajar-pengajar yang munafik (penampilannya speetti seorang yang saleh, tetapi sebenarnya mereka mengikuti si jahat); orang-ornag ini sudah tidakmemiliki hati nurani yang murni (integritas), sebab hati nurani mereka sudah rusak dan mengeras seperti daging yang dikenai besi panas. Tidak lagi bisa mendengar suara Tuhan; menolak suara Tuhan.<\/p>\n<p><strong>Ayat 3<\/strong>. Beberapa pengajaran sesat itu adalah: melarang orang untuk menikah dan menyuruh orang untuk pantang makanan-makanan tertentu&#8211;ajaran yang menyatakan bahwa keinginan alamiah akan seks dan makanan adalah jahat, sehingga tidak boleh dilakukan. Ini menunjukkan pengajaran sesat yang menyatakan: roh itu baik, tapi materi itu jahat.<\/p>\n<p><strong>Ayat 3-4<\/strong>. Paulus menunjukkan kesesatan dari pengajaran itu dengan menyatakan bahwa: Tuhan yang menciptakan keinginan-keinginan dan naluri alamiah tubuh manusia; sehingga keinginan alamiah itu (termasuk seks dan makan) itu tidak jahat&#8211;sebab Tuhan tidak menciptakan yang jahat; melainkan keinginan itu harus diterima sebagai pemberian\/anugerah Tuhan dengan ucapan syukur oleh orang percaya yang memahami kebenaran.<\/p>\n<p><strong>Ayat 5<\/strong>. Ciptaan dan pemberian Tuhan&#8211;termasuk keinginan alamiah tubuh manusia&#8211;itu dikuduskan dengan firmanTuhan dan dengan doa; sehingga bisa diterima dan dinikmati dengan penuh ucapan syukur; tanpa katakutan bahwa mengkonsumsinya berarti melanggar kekudusan Tuhan. <em>All the seemingly &#8220;ordinary&#8221; things of life can then become extraordinary as they are consecrated by the Word of God and prayer<\/em>.<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\nMembawa segala sesuatu dan segala aktivitas&#8211;bahkan yang paling sederhana atau biasa&#8211;di dalam doa agar dikuduskan, dan melakukan\/menikmati itu semua denganpenuh ucapan syukur.<\/p>\n<p>Views: 36<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Timotius 4:1-5 esesatan yang mulai berkembang di zaman Paulus adalah: ajaran yang menyatakan bahwa hal-hal rohani itu baik, sedangkan perkara-perkara jasmani itu jahat&#8211;sehingga harus dimatikan. Ini bertententangan dengan kebenaran Tuhan, karena Tuhan yang menciptakan segala sesuatu&#8211;termasuk hal-hal jasmani, dan &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=4036\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[64,40,9],"tags":[],"class_list":["post-4036","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-1-timotius","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4036","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4036"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4036\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4037,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4036\/revisions\/4037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}