{"id":3750,"date":"2025-08-17T18:10:00","date_gmt":"2025-08-17T11:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3750"},"modified":"2025-08-18T05:10:58","modified_gmt":"2025-08-17T22:10:58","slug":"peringatan-tentang-nubuat-palsu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3750","title":{"rendered":"Peringatan tentang Nubuat Palsu"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kebaktian GKJ Nusukan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Yeremia 23:23-32<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">D<\/span>i tengah umat TUHAN muncul orang-orang yang mengaku atau mengangkat dirinya sebagai nabi, dan menyatakan perkataan-perkataan nubuat yang mereka klaim berasal dari TUHAN&#8211;padahal TUHAN tidak pernah memanggil mereka menjadi nabi dan tidak pernah memberikan perkataan-Nya kepada mereka. Ini adalah sikap TUHAN kepada nabi-nabi palsu itu.<\/p>\n<p><!--more--><strong>Pertama<\/strong>, TUHAN menegor mereka&#8211;karena mereka berpikir bahwa TUHAN itu tidak tahu apa yang sedang terjadi. Mereka berpikir bisa menyembunyikan penipuan mereka dari mata atau pengetahuan TUHAN: &#8220;<em>Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia?<\/em>&#8221; (<strong>ayat 23<\/strong>). TUHAN Mahahadir, maka TUHAN Mahatahu (<strong>ayat 24<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, TUHAN menyatakan bahwa ia tahu perbuatan palsu mereka&#8211;mereka mengklaim bahwa menerima mimpi dari TUHAN, dan bagaimana mereka mengklaim bahwa nubuat yang mereka nyatakan itu berasal dari TUHAN, padahal itu adalah: &#8220;<em>tipu rekaan hatinya sendiri (the deception of their own heart&#8211;NASB)<\/em>&#8221; (<strong>ayat 25-26<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, TUHAN menyingkapkan motivasi nabi-nabi palsu ini, yaitu: untuk menyesatkan umat TUHAN, agar mereka melupakan TUHAN; seperti yang juga dilakukan oleh nabi-nabi palsu sebelumnya yang menyesatkan leluhur merek untuk melupakan TUHAN dan menyembah Baal (<strong>ayat 27<\/strong>). Dengan demikian, nabi-nabi palsu itu merupakan taktik Si Jahat untuk menyesatkan umat TUHAN. Mereka tidak sekedar orang yang bertindak dari diri sendiri, tetapi digerakkan oleh Si Jahat.<\/p>\n<p><strong>Keempat<\/strong>, TUHAN menyatakan bahwa Ia mengutus nabi-nabi untuk menyatakan firman-Nya, dan mereka akan menyatakan firman TUHAN yang benar. Dan nabi-nabi TUHAN itu akan berbeda dibanding nabi-nabi palsu, sebab kata-kata yang mereka nyatakan berasal dari TUHAN, dan firman TUHAN itu punya kuasa, ibarat api yang membakar atau pau yang menghancurkan gunung batu&#8211;sementara kata-kata nabi-nabi palsu itu hanyalah rekaan dan plagiasi (mentiru-niru) perkataan TUHAN&#8211;<strong>ayat 28-29<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Kelima<\/strong>, TUHAN menyatakan bahwa Ia menentang atau melawan nabi-nabi palsu itu! TUHAN akan menjadi lawan bagi orang-orang yang memakai lidahnya sewenang-wenang untuk menyatakan perkataan Illahi, yang membohongi orang lain dengan mimpi-mimpi yang sebenrnya adalah bualan mereka yang menyesatkan&#8211;padahal &#8220;<em>Aku ini tidak pernah mengutus mereka dan tidak pernah memerintahkan mereka<\/em>&#8221; (<strong>ayat 30-32<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\nTidak sembrono atau sembarangan untuk berbicara dan merasa bahwa itu berasal dari Tuhan apabila tidak jelas bahwa Tuhan yang memerintahkan untuk berbicara. Diamlah, dan mendingan nyatakan itu sebagai dosa&#8211;dengan penuh reserve&#8211;kepada Tuhan. Daripada kamu ngawur, dan mendatangkan murka Tuhan atasmu. Sebab, apa yang tidak berasal dari Tuhan itu berasal dari Si Jahat dan akan menyesatkan<\/p>\n<p>Views: 68<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebaktian GKJ Nusukan Yeremia 23:23-32 i tengah umat TUHAN muncul orang-orang yang mengaku atau mengangkat dirinya sebagai nabi, dan menyatakan perkataan-perkataan nubuat yang mereka klaim berasal dari TUHAN&#8211;padahal TUHAN tidak pernah memanggil mereka menjadi nabi dan tidak pernah memberikan perkataan-Nya &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3750\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,39,57],"tags":[],"class_list":["post-3750","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-homili","category-perjanjian-lama","category-yeremia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3750"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3751,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3750\/revisions\/3751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}