{"id":3742,"date":"2025-08-13T09:27:56","date_gmt":"2025-08-13T02:27:56","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3742"},"modified":"2025-08-13T09:27:56","modified_gmt":"2025-08-13T02:27:56","slug":"jangan-memandang-muka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3742","title":{"rendered":"Jangan memandang Muka!"},"content":{"rendered":"<p><strong>Yakobus 2:1-13<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">Y<\/span>akobus mengajarkan bagaimana mengimplementasikan iman di dalam tuindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara hidup yang dikritiknya adalah: perilaku memandang muka di antara jemaat&#8211;di mana jemaat menghormati orang yang kaya, tapi menghina\/meremehkan orang yang miskin. Perilaku yang dianggap manusiawi atau lazim di dunia itu dinilai merupakan sebuah dosa serius di hadapan Tuhan.<\/p>\n<p><!--more-->Tegoran kepada jemaat: jangan memandang muka atau jangan membeda-bedakan sikap\/ kasih kepada orang lain berdasar status sosial ekonominya; jangan membedakan sikap\/perlakukan kepada orang lain berdasar kekayaannya (<strong>ayat 1<\/strong>). Agaknya di dalam jemaat ada perilaku demikian: memberi penghormatan kepada jemaat yang kaya, tapi menyepelekan atau merendahkan jemaat yang miskin (<strong>ayat 2-3<\/strong>).<\/p>\n<p>Yakobus dengan tegas menyatakan bahwa sikap seperti itu merupakan bentuk penghakiman atau penilaian atas orang lain berdasar cara berpikir yang jahat (<strong>ayat 4<\/strong>). Keras sekali tegoran Yakobus: membeda-bedakan orang adalah sebuah kejahatan. Yang kedua, Yakobus mengingatkan jemaat bahwa Allah tidak membeda-bedakan orang, justru Allah membela orang miskin (<strong>ayat 5<\/strong>)&#8211;maka tindakan menghina orang miskin sama dengan tindakan menghujat Allah, sebab itu bertentangan dengan sifat-Nya (<strong>ayat 6-7<\/strong>).<\/p>\n<p>Ketiga, Yakobus mengingatkan jemaat akan hukum yang paling utama: &#8220;<em>Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri<\/em>&#8220;&#8211;tindakan membeda-bedakan orang bertentangan dengan hukum Tuhan ini (<strong>ayat 8<\/strong>). Yakobus mengingatkan bahwa, ketaatan yang berkenan kepada Tuhan itu adalah yang komprehensif&#8211;tidak hanya taat pada satu hukum, tapi mengabaikan hukum yang lain (<strong>ayat 8-13<\/strong>). Tindakan membeda-bedakan orang adalah pelanggaran hukum, dan demikian itu adalah dosa yang akan mendatangkan penghakiman.<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\n(1) Mengakui bahwa saya membeda-bedakna orang&#8211;terutama mahasiswa&#8211;berdasarkan sikap dan kompetensi mereka. Saya lebih ramah kepada orang-orang tertentu, tetapi bersikap keras atau agresif kepada yang lain. Saya mengakui ini sebagai dosa&#8211;sebab saya tidak mengasihi orang lain dengan benar.<br \/>\n(2) Belajar untuk bersikap ramah dan helpful dan murah hati kepada semua mahasiswa&#8211;terutama ketika mereka melakukan konsultasi.<\/p>\n<p>Views: 53<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yakobus 2:1-13 akobus mengajarkan bagaimana mengimplementasikan iman di dalam tuindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara hidup yang dikritiknya adalah: perilaku memandang muka di antara jemaat&#8211;di mana jemaat menghormati orang yang kaya, tapi menghina\/meremehkan orang yang miskin. Perilaku yang &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3742\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,36],"tags":[],"class_list":["post-3742","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-saat-teduh","category-yakobus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3742"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3743,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3742\/revisions\/3743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}