{"id":3265,"date":"2025-03-15T04:19:46","date_gmt":"2025-03-14T21:19:46","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3265"},"modified":"2025-03-15T04:19:46","modified_gmt":"2025-03-14T21:19:46","slug":"ketaatan-yang-tidak-tuntas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3265","title":{"rendered":"Ketaatan yang Tidak Tuntas"},"content":{"rendered":"<p><strong>Hakim-hakim 1:27-36<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">S<\/span>etelah mencatat kemenangan-kemenangan umat Tuhan dalam merebut dan menduduki wilayah yang menjadi bagian mereka, muncul banyak catatan begaimana umat Tuhan tidak merebut wilayah itu sampai tuntas. Fara yang diulang-ulang: &#8220;<em>tidak menghalau<\/em>&#8221; (<strong>ayat 27, 28, 29, 30, 31, 33<\/strong>). Tidak hanya satu sukum tapi beberapa suku disebutkan tidak menghalau bangsa asli, sehingga umat Tuhan hidup di tengah-tengah orang Kanaan (<strong>ayat 33<\/strong>).<\/p>\n<p><!--more-->Ada beberapa alasan umat TUHAN tidak total menghalau penduduk asli Kanaan: <strong>Pertama<\/strong>, orang Kanaan berkeras (memutuskan) untuk diam di negeri itu (<em>ayat 27<\/em>)&#8211;dan umat TUHAN membiarkannya, umat TUHAN tidak berkeras untuk menghalau mereka. Berbeda pada zaman Yosua, di mana&#8211;apapun niat\/penolakan bangsa Kanaan&#8211;maka umat TUHAN tetap akan terus menyerang sampai memusnahkan mereka. Umat TUHAN tidak tegas untuk membasmi sama sekali, tepai membiarkan adanya penolakan\/resistensi.<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, umat TUHAN berkompromi, menurunkan standar perintah TUHAN. TUHAN memerintahkan agar mereka memusnahkan dan menghalau sama sekali, tetapi umat TUHAN membuat alternatif lain dari perintah TUHAN, yaitu dengan menaklukkan bangsa-bangsa Kanaan sebagai bangsa taklukan dan mereka menyetor upeti (<em>ayat 28, 30, 33, 35<\/em>), tetapi membiarkan mereka tetap hidup.<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, umat TUHAN bisa dikalahkan atau ditahan oleh penduduk Kanaan. Bangsa Amori berhasil memaksa\/mendesak suku Dan ke pegunungan, sehingga mereka tidak bisa turun ke wilayah lembah (<em>ayat 34<\/em>). Bagaimana mungkin umat TUHAN dikalahkan, padahal TUHAN sudah berjanji memberikan kemenangan? Apakah mereka tidak lagi mencari pimpinan dan keterlibatan TUHAN dalam upaya merebut tanah perjanjian?<\/p>\n<p>Tiga penyebab umat TUHAN tidak menghalauy penduduk asli Kanaan sampai tuntas: (1) Tidak memiliki komitmen yang bulat&#8211;menjadi kendor ketika ada penolakan\/resistensi; (2) Membuat alternatif lain dari perintah TUHAN&#8211;membuat argumen\/legitimasi untuk tidak taat penuh; (3) Tidak melibatkan TUHAN dalam usahanya sehingga gagal.<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\nMengakui dosa saya, karena saya melakukan apa yang dilakukan oleh umat TUHAN: mudah kendor ketika ada resistensi\/hambatan, membuat alasan pembenar untuk ketidaktaatan saya, dan tidak bersetu kepada Tuhan minta kekuatan untuk mentaati Dia. Saya mau belajar untuk mentaati Tuhan dan menyelesaikan perintah-Nya sampai tuntas.<\/p>\n<p>Views: 36<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hakim-hakim 1:27-36 etelah mencatat kemenangan-kemenangan umat Tuhan dalam merebut dan menduduki wilayah yang menjadi bagian mereka, muncul banyak catatan begaimana umat Tuhan tidak merebut wilayah itu sampai tuntas. Fara yang diulang-ulang: &#8220;tidak menghalau&#8221; (ayat 27, 28, 29, 30, 31, 33). &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3265\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,39,9],"tags":[],"class_list":["post-3265","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hakim-hakim","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3265"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3266,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3265\/revisions\/3266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}