{"id":3058,"date":"2024-12-18T04:57:08","date_gmt":"2024-12-17T21:57:08","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3058"},"modified":"2024-12-18T04:57:08","modified_gmt":"2024-12-17T21:57:08","slug":"memikirkan-dan-melakukan-yang-berkenan-kepada-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3058","title":{"rendered":"Memikirkan dan Melakukan yang Berkenan kepada Tuhan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Filipi 4:8-9<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">S<\/span>atu kata yang diulang-ulangPaulus pada bagian ini: &#8220;semua&#8221; atau &#8220;<em>whatever<\/em>&#8221; (<strong>ayat 8&#8211;NIV<\/strong>). Menunjukan dorongan Paulus agar jemaat Filipi terus menerus memikirkan atau mengisi pikiran mereka dengan perkara-perkara yang layak dipikirkan oleh orang yang hidupnya berpadanan dengan Injil.<\/p>\n<p><!--more-->Ada enam jenis hal yang seharusnya terus dipikirakan jemaat (<strong>ayat 8<\/strong>), yaitu semua: yang benar (<em>true<\/em>), yang mulia (<em>noble<\/em>), yang adil (<em>right<\/em>), yang suci (<em>pure<\/em>), yang manis (<em>lovely<\/em>), yang sedap didengar (<em>admirable<\/em>). Keenam hal itu memiliki sifat kebajikan (<em>excellent<\/em>) dan patut dipuji (<em>praiseworthy<\/em>). Keenam hal itu adalah hal yang sempurna dan berkenan kepada Tuhan.<\/p>\n<p>Benar <em>(true, alethe<\/em>): benar sesuai fakta, lawan dari kebohongan. Mulia (<em>noble, semma<\/em>): terhormat, layak dihormati, <em>dignified, worthy of respect<\/em>, tidak menimbulkan celaan. Adil (<em>right, dikaios<\/em>): sesuai dengan standar kebenaran\/keadilan Tuhan. Suci (<em>pure, hagna<\/em>): murni, tidak mengandung immoralitas, tidak mengandung unsur kejahatan\/kekotoran. Manis (<em>lovely, prosphile<\/em>): mempromosikan kedamaian ketimbang konflik, bersifat kasih kepada sesama. Sedap didengar (<em>admirable, euphema<\/em>): sesuatu yang positif, bukan destruktif, yang membangun.<\/p>\n<p>Selain mengisi pikiran dengan ke-enam hal yang berkenan kepada Tuhan di atas, Paulus juga mendorong jemaat Filipi agar: melakukan semua yang mereka sudah dapatkan dari Paulus (<strong>ayat 9<\/strong>)&#8211;pengajarannya, berita tentangnya, hidup yang mereka lihat sendiri. Ada dua prinsip: (1) Paulus dengan yakin menempatkan dirinya untuk dilihat dan diteladani&#8211;hidup Paulus layak untuk menjadi model\/contoh bagi jemaat; (2) tidak cukup belajar, mendengar, atau melihat, tetapi jemaat harus melakukannya.<\/p>\n<p>Paulus begitu yakin bahwa hidupnya adalah hidup yang berkenan kepada Tuhan, sehingga ia berani untuk menulis bahwa: kalau jemaat melakukan\/mengikuti model kehidupannya, maka mereka akan mengalami penyertaan Tuhan, Sang Sumber Damai Sejahtera (<strong>ayat 9<\/strong>). Apakah saya berani mengatakan bahwa hidup saya berkenan kepada Tuhan, sehingga berani mendorong orang lain untuk meneladani saya?<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\nPikiran, tata nilai, prinsip hidup, perkataan\/pengajaran, dan tindakan saya harus sepadan dengan keselamatan yang sudah diberikan Tuhan kepada saya.<br \/>\nKetika saya tidak berani mendorong orang untuk mencontoh\/meniru hidup saya, itu menunjukkan bahwa saya belum hidup benar di hadapan Tuhan.<\/p>\n<p>Views: 60<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Filipi 4:8-9 atu kata yang diulang-ulangPaulus pada bagian ini: &#8220;semua&#8221; atau &#8220;whatever&#8221; (ayat 8&#8211;NIV). Menunjukan dorongan Paulus agar jemaat Filipi terus menerus memikirkan atau mengisi pikiran mereka dengan perkara-perkara yang layak dipikirkan oleh orang yang hidupnya berpadanan dengan Injil. Views: &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3058\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44,40,9],"tags":[],"class_list":["post-3058","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-filipi","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3058","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3058"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3058\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3059,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3058\/revisions\/3059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3058"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3058"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3058"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}