{"id":3053,"date":"2024-12-13T07:07:33","date_gmt":"2024-12-13T00:07:33","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3053"},"modified":"2024-12-13T07:07:33","modified_gmt":"2024-12-13T00:07:33","slug":"anugerah-mendorong-untuk-berjuang-bertumbuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3053","title":{"rendered":"Anugerah Mendorong Untuk Berjuang Bertumbuh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Filipi 3:1-14<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">S<\/span>alah satu pikiran yang berbahaya adalah: merasa layak\/kudus\/berharga karena memiliki predikat\/identitas, telah melakukan usaha, dan telah mencapai prestasi. Karena hal itu akan membuat orang lupa bahwa hidupnya semata-mata karena anugerah Tuhan, bukan karena siapa dia dan apa usahanya. Itu juga akan menghasilkan kesombongan: merasa diri lebih baik\/tinggi daripada orang lain; serta kegelisahan ketika melihat ada orang yang lebih &#8220;layak&#8221; dari dirinya.<\/p>\n<p><!--more-->Paulus menasehati jemaat Filipi agar waspada kepada orang-orang yang memiliki doktrin yang sesat. Paulus menyebut mereka sebagai: anjing&#8211;sebutan bagi orang yang dianggap kafir, pekerja yang jahat, penyunat yang palsu. Orang-orang ini mengajar\/meyakini bahwa: hal-hal lahiriah merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk mengalami karya keselamatan Kristus (<strong>ayat 2-3<\/strong>). Agaknya mereka berasal dari kelompok Yahudi&#8211;karena ada kata &#8220;penyunat&#8221; yang dipakai Paulus.<\/p>\n<p>Paulus menjadikan dirinya sendiri sebagai contoh orang yang tidak mengandalkan hal-hal lahiriah, melainkan hanya bersandar kepada anugerah Tuhan di dalam Kristus. Ia menyebutkan beberapa kredensialnya: bangsa Israel asli, suku Benyamin (suku yang melahirkan raja pertama Israel), darah Ibrani asli, anggota Farisi (yang sangat ketat mentaati hukum Taurat), passion\/garahnya untuk agama sudah terbukti, tidak bercacat dalam mentaati aturan-aturan dalam Taurat (<strong>ayat 4-6<\/strong>). Dengan kredensial seperti itu, sebenarnya Paulus jauh lebih &#8220;layak&#8221; daripada semua pengajar-pengajar palsu. Dan di masa lalu, itu semua menjadi hal yang berharga, yang dikerjar, yang dibanggakan oleh Paulus (<strong>ayat 7<\/strong>).<\/p>\n<p>Tetapi, sekarang&#8211;setelah mengenal Kristus, Paulus menganggap semua yang dulu merupakan pancapaian\/prestasi\/kelebihan itu sebagai kerugian, bahkan sebagai sampah yang tidak berharga. Mengapa? Karena semua perbuatan itu tidak bisa untuk menggapai keselamatan. Keselamatan adalah semata-mata anugerah Tuhan, yang diterima melalui iman kepada Tuhan (<strong>ayat 8-9<\/strong>).<\/p>\n<p>Tujuan hidup Paulus sekarang bukan lagi mengejar prestasi-prestasi lahiriah tadi, tetapi: untuk mengenal (knowledge) Kristus, untuk mengalami kuasa Kristus, dan untuk memiliki persekutuan\/kesatuan dengan Kristus, sehingga menjadi serupa dengan Kristus (<strong>ayat 10-11<\/strong>)&#8211;pada akhirnya untuk bersama-sama dengan Kristus di dalam Kerajaan-Nya yang akan datang.<\/p>\n<p>Paulus menyatakan bahwa sampai sekarangpun&#8211;setelah sekian lama menjalani kehidupan yang diserahkan dan yang melayani Tuhan&#8211;ia belum mencapai tujuan tersebut. Paulus tidak mengatakan bahwa ia sudah &#8220;berhasil&#8221;, sudah menjadi orang yang sempurna sesuai keinginan Tuhan; tetapi ia mengatakan bahwa ia masih dan sedang terus bertumbuh ke arah kesempurnaan itu (<strong>ayat 13<\/strong>).<\/p>\n<p>Dengan kesadaran bahwa ia masih belum &#8220;<em>arrived<\/em>&#8220;, bahwa ia masih ada di dalam proses menuju ke tujuan Tuhan, hidup Paulus digambarkan seperti ini: (1) melupakan semua yang dibelakangnya&#8211;termasuk keinginan-keinginan untuk mencapai hal-hal lahiriah; (2) memfokuskan pandangannya ke depan, kepada tujuan Tuhan baginya; dan (3) &#8220;berlari-lari&#8221; (<em>dioko: press toward, to pursue with earnestness and dilligence, to persecute<\/em>&#8211;mengejar dengan penuh semangat yang menyala-nyala) kepada tujuan untuk memperoleh upah dalam kerajaan Allah nanti (<strong>ayat 14<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\n(1) mengakui dosa kesombongan bahwa saya merasa layak dan unggul daripada orang lain, karena saya merasa sudah melakukan banyak hal, dan memiliki prestasi, dan memiliki pengakuan dari orang lain<br \/>\n(2) memohon kepada Tuhan agar saya terus-menerus menyadari bahwa hidup saya semata-mata karena anugerah Tuhan, bukan akrena siapa saya dan apa yang saya lakukan.<\/p>\n<p>Views: 69<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Filipi 3:1-14 alah satu pikiran yang berbahaya adalah: merasa layak\/kudus\/berharga karena memiliki predikat\/identitas, telah melakukan usaha, dan telah mencapai prestasi. Karena hal itu akan membuat orang lupa bahwa hidupnya semata-mata karena anugerah Tuhan, bukan karena siapa dia dan apa usahanya. &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3053\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44,40,9],"tags":[],"class_list":["post-3053","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-filipi","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3053"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3053\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3054,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3053\/revisions\/3054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}