{"id":3041,"date":"2024-12-08T09:04:19","date_gmt":"2024-12-08T02:04:19","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3041"},"modified":"2024-12-08T09:04:19","modified_gmt":"2024-12-08T02:04:19","slug":"fokus-kehidupan-orang-percaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3041","title":{"rendered":"Fokus Kehidupan Orang Percaya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ibadah GKJ Nusukan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Maleakhi 3:1-6, Lukas 1:67-75; 3:1-6, Filipi 1:3-11<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">T<\/span>uhan setia dengan janji-Nya. Penggenapan janji Tuhan dilakukan pada waktu-Nya. Ada masa yang diijinkan terjadi sebelum janji itu digenapi&#8211;atau lebih tepatnya: ada proses yang mendahului janji itu terwujud&#8211;masa penantian bukan masa hampa di mana Tuhan tidak melakukan apa-apa atas janji-Nya, namun justru itu merupakan masa Tuhan sedang menjalankan proses penggenapan janji-Nya.<\/p>\n<p><!--more-->Tuhan berjanji untuk menghadirkan Mesias kepada umat-Nya. Tujuan kedatangan-Nya adalah: untuk memurnikan umat-Nya&#8211;&#8220;<em>seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu<\/em>&#8221; (<strong>Mal. 3:2<\/strong>), sehingga mereka menjadi orang yang melayani Tuhan dengan benar, sehingga persembahan umat-Nya akan menyenangkan hati Tuhan (<strong>Mal. 3:3<\/strong>).<\/p>\n<p>Dalam doa Zakaria dinyatakan bahwa janji Tuhan kepada umat-Nya adalah: &#8220;<em>supaya kita terlepas dari tangan musuh, dan dapat beribadah kepada-Nya tanpa rasa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita<\/em>&#8221; (<strong>Luk. 1:74-75<\/strong>). Musuh apa yang membuat umat Tuhan tidak bisa beribadah dengan tanpa takut, kudus dan benar? Jawabannya: dosa!<\/p>\n<p>Paulus menulis surat kepada jemaat Filipi berisi kerinduannya: agar jemaat menjadi suci dan tak bercacat, dan punya kehidupan yang penuh dengan buah kebenaran, sehingga mendatangkan kemuliaan dan pujian bagi Allah (<strong>Fil. 1:9-11<\/strong>). Bukan semata-mata melakukan pelayanan atau tindakan kasih, tetapi pelayanan dan tindakan kasih yang dalam kesucian dan ketidakbercacatan di hadapan Tuhan.<\/p>\n<p>Benang merahnya: Tuhan tidak menginginkan sekedar ibadah atau pelayanan dari umat-Nya, tetapi ia menghendaki ibadah dan pelayanan itu muncul dari kehidupan yang kudus, yang murni dari dosa, dan yang tak bercacat. Hanya itulah yang akan diperkenan Tuhan dan akan memuliakan Tuhan.<\/p>\n<p>Ketika hidup umat Tuhan sudah dinilai siap, barulah panggilan\/perintah untuk mengerjakan sesuatu itu diberikan. Tidak diketahui berapa lama Yohanes tinggal di padang gurun sebelum firman Tuhan itu datang kepadanya (<strong>Luk. 3:2<\/strong>), namun bisa disimpulkan bahwa ia baru mulai tampil di muka publik pada usia 30 tahun. Dan pelayanannya tidak lama, tetapi ia sudah menggenapi panggilan Tuhan: sebagai utusan yang membuka jalan kepada Mesias.<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\n(1) Fokus saya seharusnya bukan kepada pelayanan, tetapi lebih dahulu kepada pemurnian dan pengudusan hidup&#8211;karena pelayanan tanpa kekudusan tidak berkenan kepada Tuhan dan tidak akan memuliakan Tuhan.<br \/>\n(2) Apakah Tuhan akan memanggil atau tidak untuk melakukan pelayanan yang khusus, itu adalah otoritas Tuhan. Tetapi, seumur hidup saya seharusnya fokus kepada: kekudusan hidup, beribadah kepada Tuhan, dan melayani\/mengasihi orang lain.<\/p>\n<p>Views: 58<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ibadah GKJ Nusukan Maleakhi 3:1-6, Lukas 1:67-75; 3:1-6, Filipi 1:3-11 uhan setia dengan janji-Nya. Penggenapan janji Tuhan dilakukan pada waktu-Nya. Ada masa yang diijinkan terjadi sebelum janji itu digenapi&#8211;atau lebih tepatnya: ada proses yang mendahului janji itu terwujud&#8211;masa penantian bukan &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=3041\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44,6,45,40,39,9],"tags":[],"class_list":["post-3041","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-filipi","category-lukas","category-maleakhi","category-perjanjian-baru","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3041","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3041"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3041\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3042,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3041\/revisions\/3042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}