{"id":2875,"date":"2024-03-20T06:35:44","date_gmt":"2024-03-19T23:35:44","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2875"},"modified":"2024-03-20T06:35:44","modified_gmt":"2024-03-19T23:35:44","slug":"penyerahan-karena-anugerah-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2875","title":{"rendered":"Penyerahan Karena Anugerah TUHAN"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ulangan 10:12-22<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">B<\/span>erdasarkan kasih dan anugerah TUHAN yang sudah mereka terima, umat-Nya diminta\/dituntut untuk melakukan ini: <strong>&#8220;takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN&#8221; (ayat 12-13)<\/strong>. Paulus menyatakan hal yang sama: <strong>&#8220;demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.&#8221; (Roma 12:1).<\/strong> Dasar kasih dan ketaatan kepada TUHAN adalah: karena TUHAN sudah lebih dahulu mengasihi dan memberikan anugerah-Nya.<\/p>\n<p><!--more-->Dalam bagian ini, Musa menekankan sifat-sifat TUHAN yang telah ditunjukkan-Nya dan telah dilihat dan dialami oleh bangsa Israel. <strong>Pertama<\/strong>, Tuhan adalah Pemilik langit dan bumi seisinya, tetapi TUHAN memilih untuk secara khusus kasih-Nya hanya kepada nenek moyang Israel (<strong>ayat 15<\/strong>). Karena itu, dengan menyadari pemilihan TUHAN kepada mereka di antara bangsa-bangsa lain, Israel diperintahkan untuk menyunat hati dan tidak lagi tegar tengkuk (memberontak) kepada Tuhan (<strong>ayat 16<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, TUHAN adalah Allah di atas allah dan Tuan di atas segala tuan yang bersifat benar dan adil dan tidak bisa disuap (<strong>ayat 17<\/strong>). Di dalam kekuasaan-Nya yang benar dan adil itu, TUHAN menjalankan keadilan dan menyatakan kasihnya kepada orang-orang yang lemah (anak yatim, janda, orang asing), karena itu umat TUHAN juga harus menunjukkan kasih mereka kepada orang-orang lemah, mengingat mereka sebelumnya adalah orang asing dan budak di Mesir yang telah dibebaskan oleh TUHAN (<strong>ayat 18-19<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, TUHAN adalah pokok pujian umat-Nya, TUHAN adalah Tuhan umat-Nya. Karena TUHAN sudah menunjukkan kekuatan dan pekerjaan-Nya yang dahsyat dan menakutkan (<em>great and terrible things<\/em>) yang dilihat oleh umat-Nya (<strong>ayat 21<\/strong>). TUHAN juga yang telah membuat umat-Nya menjadi besar, karena 70 orang saja yang pergi ke Mesir, tetapi menjadi sangat banyak ketika keluar dari Mesir (<strong>ayat 22<\/strong>). Karena itu, umat-Nya harus takut kepada-Nya, melayani Dia, mengikatkan\/melekatkan diri setia kepada-Nya, dan bersumpah dalam Nama-Nya (<strong>ayat 20<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\nTerus mengingat bahwa ada begitu banyak orang yang bisa dikasihi oleh Tuhan, tetapi Tuhan memilih untuk mengasihi saya dan memberikan anugerah-Nya kepada saya&#8211;tidak ada faktor apapun dalam diri saya yang melayakkan, karena faktanya saya adalah orang berdosa yang harus dijatuhai hukuman murka Tuhan. Satu-satunya alasan adalah: Tuhan, di dalam kebebasan dan otoritas-Nya, memilih untuk mengasihi saya. Dengan ingatan akan pilihan dan anugerah Tuhan ini, saya menyerahkan hidup saya untuk mengasihi Tuhan, untuk mentaati Tuhan, untuk melayani Tuhan.<\/p>\n<p>Views: 42<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ulangan 10:12-22 erdasarkan kasih dan anugerah TUHAN yang sudah mereka terima, umat-Nya diminta\/dituntut untuk melakukan ini: &#8220;takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, berpegang &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2875\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,9,33],"tags":[],"class_list":["post-2875","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh","category-ulangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2875","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2875"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2875\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2876,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2875\/revisions\/2876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2875"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2875"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2875"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}