{"id":2860,"date":"2024-03-13T07:33:51","date_gmt":"2024-03-13T00:33:51","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2860"},"modified":"2024-03-13T07:33:51","modified_gmt":"2024-03-13T00:33:51","slug":"prinsip-dasar-relasi-dengan-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2860","title":{"rendered":"Prinsip Dasar Relasi dengan Manusia"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ulangan 5:16-21<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">K<\/span>elompok Hukum TUHAN yang kedua berkaitan dengan prinsip dasar dalam hubungan dengan orang lain. Inti dari hukum ke-5 sampai ke-10 ini adalah: <strong>&#8220;Kasihilah sesamamu manusia sepeti dirimu sendiri&#8221; (Imamat 19:18; Matius 22:39)<\/strong>. Yesus menyatakan bahwa itu adalah <strong>&#8220;hukum yang kedua, yang sama dengan itu&#8221; (Matius 22:39)<\/strong>. Kalau dalam terjemahan lain <em>&#8220;The second is like it&#8221;<\/em> (NASB)&#8211;prinsip hubungan dengan manusia lain ini bobotnya sama&#8211;tidak boleh ditiadakan; harus dilakukan juga.<\/p>\n<p><!--more--><strong>Pertama<\/strong>, perintah untuk menghormati ayah dan ibu (<strong>ayat 16<\/strong>). Kata yang dipakai &#8220;<em>kabad<\/em>&#8221; yang artinya berat\/bobot; sehingga kata menghormati berarti: memberikan bobot\/nilai yang tinggi (<em>to value or prize highly<\/em>). Memandang orangtua sebagai pribadi yang berharga\/bernilai tinggi. Ketika anak-anak masih di bawah asuhan orangtuanya, penerapan dari hukum ini adalah: mentaati orangtua (<strong>Efesus 6:1<\/strong>). Ketika sudah dewasa, seorang anak tetap harus menghormati\/menghargai orangtuanya. Perintah ini diikuti dengan janji\/konsekuensi: <strong>&#8220;supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu&#8221; (ayat 16)<\/strong>.<\/p>\n<p>Hukum yang mengatur prinsip dasar hubungan dengan sesama manusia dimulai dari dalam keluarga&#8211;dalam relasi antara orangtua dengan anak: relasi penghormatan, relasi ketaatan. Seolah-olah keluarga itu menjadi jembatan ke pada relasi dengan orang lain. Relasi dengan TUHAN; relasi di dalam keluarga; relasi dengan semua orang. Menerapkan prinsip Illahi di dalam keluarga merupakan fondasi unntuk menerapkan prinsip yang benar dalam berhubungan dengan orang lain (sesama manusia).<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, ada lima prinsip berupa larangan: jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, dangan mengucapkan saksi dusta tentang sesama, jangan mengingini\/berhasrat kepada milik sesama. Dalam pengajaran-Nya, Yesus memberikan esensi dari larangan-larangan ini, yaitu lebih daripada tindakan\/aktiviyitas, melainkan lebih dalam daripada itu: tentang sikap hati. <em>Misalnya<\/em>: sekalipun tidak melakukan penghilangan nyawa, namun ketika seseorang membenci orang lain, ia sudah melakukan pembunuhan (<strong>Matius 5:22; 1 Yohanes 3:15<\/strong>). <em>Contoh yang lain<\/em>: sekalipun tidak melakukan hubungan seksual, ketika seseorang melihat perempuan dan menginginkannya (secara seksual) maka ia sudah berzinah (<strong>Matius 5:28<\/strong>).<\/p>\n<p>Sepuluh Hukum TUHAN berisi prinsip dasar&#8211;yang nantinya akan dijabarkan secara detil dalam aturan-aturan yang diberlakukan bagi orang Israel; akan tetapi esensi dari Hukum TUHAN adalah: sikap hati yang diinginkan oleh Tuhan; sebab hati seseorang akan menentukan cara berpikir dan tindakannya. <strong>&#8220;Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.&#8221; (Amsal 4:23)<\/strong>. Ditegaskan oleh Yesus: <strong>&#8220;sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang&#8221; (Markus 7:21-23)<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\n(1) Berdoa meminta agar Tuhan terus menjaga hati saya agar tetap murni dan tidak ada kecemaran apapun; berdoa minta Tuhan menguji hati saya dan menegur saya ketika ada hal yang serong di sana (<strong>Mazmur 139:23-24<\/strong>).<br \/>\n(2) Segera mengakui dosa dan meminta pengampunan serta pengudusan hati, ketika ada\/muncul kejahatan di dalam hati (<strong>1 Yohanes 1:9<\/strong>).<\/p>\n<p>Views: 88<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ulangan 5:16-21 elompok Hukum TUHAN yang kedua berkaitan dengan prinsip dasar dalam hubungan dengan orang lain. Inti dari hukum ke-5 sampai ke-10 ini adalah: &#8220;Kasihilah sesamamu manusia sepeti dirimu sendiri&#8221; (Imamat 19:18; Matius 22:39). Yesus menyatakan bahwa itu adalah &#8220;hukum &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2860\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,9,33],"tags":[],"class_list":["post-2860","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh","category-ulangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2860"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2861,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2860\/revisions\/2861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}