{"id":2366,"date":"2024-01-11T06:36:54","date_gmt":"2024-01-10T23:36:54","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2366"},"modified":"2024-03-08T05:45:49","modified_gmt":"2024-03-07T22:45:49","slug":"syarat-menjadi-pengikut-kristus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2366","title":{"rendered":"Syarat Menjadi Pengikut Kristus"},"content":{"rendered":"<p><strong>Markus 8:34-9:1<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">Y<\/span>esus sudah mulai mengajarkan kebenaran tentang Mesias kepada murid-murid-Nya, yaitu Mesias harus mati dibunuh dan akan bangkit kembali. Itu adalah konsep tentang Mesias yang bertolak belakang dengan apa yang diyakini\/dibayangkan oleh murid-murid selama ini&#8211;sekalipun sebenarnya sejalan dengan nubuatan para nabi. Setelah menjelaskan takdir Mesias yang &#8220;buruk&#8221; itu, Yesus mengajarkan syarat untuk menjadi pengiikut-Nya&#8211;seolah menyuruh orang berpikir ulang apakah masih akan tetap mau mengikut Dia: menyangkal diri, memikul salib, dan mengikuti Dia.<\/p>\n<p><!--more-->Menyangkal diri (<em>deny himself<\/em>&#8211;NASB). Wiersbe (2007) mencatat bahwa &#8220;<em>denying self<\/em>&#8221; tidak sama dengan &#8220;<em>self-denial<\/em>&#8220;. Self-denial itu fokusnya pada diri sendiri: keputusan saya untuk tidak melakukan ini atau itu dengan tujuan tertentu. Menyangkal diri fokusnya kepada Tuhan&#8211;saya meletakkan keinginan saya di bawah keinginan Tuhan. Seseorang bisa melakukan self-denial yang sebenarnya bukan penyangkalan diri, sebab tindakan self-denial itu merupakan keputusannya sendiri&#8211;bukan kehendak Tuhan atas dirinya. Menyangkal diri berarti menyerahkan diri kepada Tuhan untuk mentaati kehendak-Nya.<\/p>\n<p>Memikul salibnya (<em>take up his cross<\/em>&#8211;NASB). Pada masa itu, orang yang memikul salib adalah orang yang dianggap melakukan kesalahan sangat berat dan dijatuhi hukuman yang paling mengerikan dan paling nista\/memalukan. Pasti syarat kedua ini menimbukan kegelisahan dalam diri orang-orang yang mendengarkan Yesus! Setelah Yesus disalib, murid-murid menangkap makna syarat ini: mereka harus mau mengalami apa yang dialami Guru mereka&#8211;menderita karena Tuhan. Tapi sebelum penyaliban Yesus terjadi, apa yang ada di pikiran mereka?<\/p>\n<p>Perkataan Yesus selanjutnya memperjelas maksud kalimat &#8220;memikul salib&#8221; ini. Yesus menyatakan: <strong>&#8220;barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil&#8221; (ayat 35)<\/strong>. Salib adalah lambang kematian atau kehilangan nyawa; maka dapat disimpulkan bahwa syarat memikul salib berarti kesediaan untuk menyerahkan nyawa atau untuk mati karena Yesus. <strong>Ayat 36 dan 38<\/strong> mempertegas maknanya: memikul salib berarti bersedia kehilangan segala sesuatu di dunia ini, bersedia untuk kehilangan kehormatan, sampai kehilangan nyawa karena Yesus.<\/p>\n<p>Mengikut Yesus. Kata &#8220;mengikut&#8221; yang digunakan di bagian syarat ini berbeda dengan kata yang dipakai di awal kalimat Yesus. Pada frasa &#8220;Setiap orang yang mau mengikut Aku&#8221;, kata yang dipakai adalah <em>erchomai<\/em> (pergi atau datang) <em>episo<\/em> (belakang), yang berarti datang di belakang, atau datang untuk mengikuti&#8211;inisiatif dari orang yang datang. Sementara pada syarat yang dinyatakan Yesus, kata &#8220;mengikut Aku&#8221; menggunakan kata <em>akoloutheo<\/em>, yang artinya &#8220;bersama-sama di jalan&#8221;. berjalan bersama di jalan yang sama dengan Yesus. Bukan hanya mempelajari ajaran Yesus, tetapi memiliki relasi\/persekutuan\/fellowship pribadi dengan Yesus. Kala yang digunakan adalah present imperatif, artinya: terus-menerus mengikut Yesus.<\/p>\n<p>Syarat yang berat&#8211;yang bertentangan dengan naluri manusia yang mementingkan diri sendiri, yang menghindari penderitaan\/kesusahan, dan yang tidak mau diatur oleh siapapun. Apa yang akan diperoleh orang yang mengikut Yesus? Ayat <strong>35-38; 9:1<\/strong> mencatat apa yang akan diperoleh: (1) menyelamatkan nyawa, memperoleh kehidupan yang sejati, keselamatan kekal; (2) diakui oleh Yesus ketika Ia datang di dalam kemuliaan; (3) melihat manifestasi Kerajaan Allah dalam kuasa yang besar. Yesus menegaskan: itu jauh lebih berharga daripada semuanya, bahkan sekalipun seseorang bisa memiliki seluruh isi dunia ini, bisa memiliki semua keinginan manusia (<strong>ayat 36<\/strong>).<\/p>\n<p><strong>Penerapan:<\/strong><br \/>\nMengkonfirmasi kemabli keputusan dan komitmen untuk mengikut Yesus: bersedia tunduk kepada kehendak Tuhan, siap untuk mengalami hal yang tidak enak demi ketaatan kepada-Nya, bersedia untuk terus hidup mengikuti Dia.<\/p>\n<p>Views: 54<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Markus 8:34-9:1 esus sudah mulai mengajarkan kebenaran tentang Mesias kepada murid-murid-Nya, yaitu Mesias harus mati dibunuh dan akan bangkit kembali. Itu adalah konsep tentang Mesias yang bertolak belakang dengan apa yang diyakini\/dibayangkan oleh murid-murid selama ini&#8211;sekalipun sebenarnya sejalan dengan nubuatan &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2366\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31,40,9],"tags":[],"class_list":["post-2366","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-markus","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2366","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2366"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2366\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2367,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2366\/revisions\/2367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}