{"id":2319,"date":"2023-10-27T05:20:49","date_gmt":"2023-10-26T22:20:49","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2319"},"modified":"2024-03-08T05:45:50","modified_gmt":"2024-03-07T22:45:50","slug":"iman-di-tengah-badai-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2319","title":{"rendered":"Iman di Tengah Badai"},"content":{"rendered":"<p><strong>Markus 4:35-41<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">B<\/span>adai besar (megas: great, fierce, furious) tiba-tiba turun, ombak tinggi sehingga air danau masuk ke dalam perahu yang dinaiki Yesus dan murid-murid-Nya, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Murid-murid&#8212;yang beberapa di antaranya adalah nelayan yang berpengalaman&#8211;melihat bahwa badai ini sangat berbahaya, dan akan membinasakan penumpang perahu. Mereka sangat takut (ayat 40) dan mereka &#8220;gusar&#8221; karena melihat Yesus tidur, dan berpikir bahwa Yesus tidak peduli akan keselamatan mereka yang terancam.<\/p>\n<p><!--more-->Kepanikan murid-murid disebabkan dua hal: (1) secara faktual&#8211;bukan karena histeris atau melebih-lebihkan&#8211;kondisinya memang berbahaya, murid-murid yang nelayan itu menyatakan bahwa kondisi mereka dalam bahaya, bisa bahkan akan binasa; (2) mereka mengira Yesus tidak peduli dengan situasi berbahaya itu, karena mereka melihat Yesus tidur di tengah badai.<\/p>\n<p>Murid-murid belum tahu bahwa Yesus berkuasa atas alam, sehingga mestinya kepanikan mereka bukan karena Yesus tidak mau menolong, tetapi karena Yesus tidak peduli, tidak punya perasaan (takut\/panik) yang sama dengan mereka. Kadang, di tengah masalah\/krisis, orang marah\/gusar kepada orang lain, bukan karena orang lain itu tidak memberi pertolongan, tetapi karena orang lain itu dianggap tidak punya empati\/kepedulian, sehingga tidak ikut panik\/takut.<\/p>\n<p>Yang menarik justru respons Yesus kepada sikap murid-murid yang &#8220;wajar\/normal&#8221; (manusiawi) itu. Yesus menegur mereka: mengapa sangat takut dan mengapa tidak punya iman (ayat 40). Iman kepada apa? Bukankah murid-murid belum pernah melihat kuasa Yesus atas alam? Selama ini mereka &#8220;hanya&#8221; melihat: Yesus berkuasa menyembuhkan berbagai penyakit dan mengusir setan. Iman yang sudah mereka miliki terbatas kepada apa yang sudah mereka alami&#8211;dan ketika ada pengalaman\/situasi yang baru, iman itu menjadi tidak berlaku.<\/p>\n<p>Teguran Yesus kepada murid-murid mengajarkan bahwa iman mereka seharusnya berlaku untuk semua situasi&#8211;karena itulah iman yang benar: &#8220;dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat&#8221; (Ibr 11:1). Jadi iman itu adalah keyakinan untuk sesuatu yang memang belum ada, yang tidak kelihatan, yang belum pernah dialami. Iman tidak didasarkan pada pengalaman&#8211;tetapi kepada sifat Tuhan! Sehingga &#8220;berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya&#8221; (Yoh 20:29).<\/p>\n<p>Views: 64<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Markus 4:35-41 adai besar (megas: great, fierce, furious) tiba-tiba turun, ombak tinggi sehingga air danau masuk ke dalam perahu yang dinaiki Yesus dan murid-murid-Nya, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Murid-murid&#8212;yang beberapa di antaranya adalah nelayan yang berpengalaman&#8211;melihat bahwa &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2319\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[31,40,9],"tags":[],"class_list":["post-2319","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-markus","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2319","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2319"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2319\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2320,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2319\/revisions\/2320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}