{"id":2181,"date":"2023-06-08T05:44:23","date_gmt":"2023-06-07T22:44:23","guid":{"rendered":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2181"},"modified":"2024-03-11T09:46:05","modified_gmt":"2024-03-11T02:46:05","slug":"menumbuhkan-cinta-kepada-firman-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2181","title":{"rendered":"Menumbuhkan Cinta kepada Firman TUHAN"},"content":{"rendered":"<p><strong>Mazmur 119:145-176<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">U<\/span>ngkapan kecintaan, kesukaan, kekaguman, dan kepercayaan kepada firman TUHAN. Ketika berhadapan dengan firman TUHAN, bukan hanya pikiran\/logika Pemazmur saja yang terlibat, tetapi emosi\/perasaannya dan kehendaknya juga nampak. Keyakinan akan kebenaran dan keadilan firman TUHAN membuat Pemazmur ingin mengerti\/memahami; pengertiannya menghasilkan keputusan untuk hidup taat; dan pengalaman akan kuasa dan kebenaran firman TUHAN yang ditaatinya itu mendatangkan sukacita dan membuat kecintaan kepada firman TUHAN.<\/p>\n<p><!--more--><strong>Ayat 145-152<\/strong>. Pemazmur berseru-seru kepada TUHAN di dalam kesesakannya karena orang-orang fasik telah mendekat. Ia bangun sebelum fajar menyingsing, ia bangun di sepanjang jaga malam untuk berseru kepada TUHAN dan untuk merenungkan firman-Nya. Jawaban yang ditunggu dari Pemazmur adalah pernyataan TUHAN melalui firman-Nya. Pemazmur tahu bahwa TUHAN telah menetapkan hukum atau prinsip-Nya di dalam firman. Karena itu, di dalam persoalan yang sedang melandanya, Pemazmur mengirangi tidur untuk berdoa dan merenungkan firman TUHAN.<\/p>\n<p><strong>Ayat 153-160<\/strong>. Pemazmur membandingkan hidupnya dengan hidup musuh-musuhnya. Ia mencintai firman TUHAN, tidak melupakan, dan tidak menyimpang darinya. Sedangkan musuh-musuhnya tidak mencari firman TUHAN dan tidak taat kepada ketapan-Nya. Pemazmur meminta TUHAN untuk memperhitungkan kecintaan dan ketaatannya kepada firman TUHAN sebagai dasar bagi TUHAN untuk menyelamatkan dan memulihkannya.<\/p>\n<p><strong>Ayat 161-168<\/strong>. Pemazmur sangat bersukacita karena firman TUHAN. Hatinya kagum\/takjub kepada firman TUHAN, bersukacita seperti orang yang mendapat banyak harta jarahan. Sukacita diungkapkan dengan 7 kali sehari memuji TUHAN karena kebenaran firman-Nya. Karena firman TUHAN mendatangkan hidup yang damai\/tenang dan tidak akan tersandung.<\/p>\n<p><strong>Ayat 169-176<\/strong>. Pemazmur menutup renungannya dengan seruan kepada TUHAN: ia berdoa, memohon agar TUHAN memberi pengertian dan mengajarkan kebenaran firman-Nya, ia berdoa agar TUHAN menolong, menyelamatkan, dan menuntun hidupnya dengan firman-Nya. Dengan semua kesadarannya akan sifat firman TUHAN, Pemazmur memilih untuk belajar, mengerti, mencintai, dan mentaati firman TUHAN.<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\nBagian saya: terus tekun membaca\/mendengarkan, merenungkan dan mentaati apa yang sudah saya mengerti dari firman Tuhan. Sambil berdoa agar di dalam proses itu Tuhan menumbuhkan kesukaan dan kecintaan kepada firman-Nya.<\/p>\n<p>Views: 31<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mazmur 119:145-176 ngkapan kecintaan, kesukaan, kekaguman, dan kepercayaan kepada firman TUHAN. Ketika berhadapan dengan firman TUHAN, bukan hanya pikiran\/logika Pemazmur saja yang terlibat, tetapi emosi\/perasaannya dan kehendaknya juga nampak. Keyakinan akan kebenaran dan keadilan firman TUHAN membuat Pemazmur ingin mengerti\/memahami; &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=2181\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7,39,9],"tags":[],"class_list":["post-2181","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-mazmur","category-perjanjian-lama","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2181"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2181\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2182,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2181\/revisions\/2182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}