{"id":1458,"date":"2021-01-14T05:44:59","date_gmt":"2021-01-13T22:44:59","guid":{"rendered":"http:\/\/catatanmurid.org\/?p=1458"},"modified":"2024-03-11T09:39:07","modified_gmt":"2024-03-11T02:39:07","slug":"hidup-bernegara-dan-bermasyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1458","title":{"rendered":"Hidup Bernegara Dan Bermasyarakat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Roma 13:1-14<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">O<\/span>rang percaya hidup di dunia, di tengah masyarakat, dengan sistem sosial dan politik yang ada. Tuhan berdaulat atas pemerintahan yang ada, dan Tuhan memakai pemerintahan itu untuk melakukan kehendak-Nya. Paulus menjelaskan bagaimana orang percaya harus hidup dalam hubungannya dengan pemerintah dan masyarakat di mana mereka tinggal: cara pandang, sikap, dan tindakan praktisnya.<\/p>\n<p><!--more-->Perintah untuk tunduk didasari pada pemikiran bahwa: semua pemerintahan (apapun bentuk\/sistemnya) itu berasal dari Allah ditetapkan oleh Allah&#8211;Allah memberi ijin suatu pemerintahan itu terbentuk; tanpa ijin Allah sebuah pemerintah tidak akan mungkin ada. Konsekuensinya: siapa melawan pemerintah berarti melawan ketetapan Allah, dan perlawanan itu&#8211;karena melawan ketetapan Allah&#8211;akan mendatangkan hukuman (<strong>ayat 1-2<\/strong>).<\/p>\n<p>Selain berasal dari dan ditetapkan oleh Allah, pemerintah merupakan hamba\/alat Allah untuk melakukan kehendak-Nya, yaitu untuk menyatakan murka Allah kepada mereka yang berbuat jahat&#8211;karena itulah pemerintah memiliki kekuatan untuk menghukum warganya. Sebagai hamba\/alat Allah, pemerintah ada untuk kebaikan orang percaya, yaitu sebagai sarana untuk melindungi mereka dari orang-orang yang jahat, sehingga mereka bisa hidup dengan aman dan tenteram (<strong>ayat 3-4<\/strong>).<\/p>\n<p>Alasan yang ketiga, penundukan diri kepada pemerintah bukan hanya karena orang percaya terhindar dari hukuman Allah, tetapi karena alasan suara hati: rasa keadilan yang ditanamkan Allah di dalam hati orang percaya&#8211;bahwa orang percaya sudah semestinya memberikan penghargaan\/ketundukan kepada mereka yang memang berhak menerimanya karena mereka menjalankan fungsi mereka. Pemerintah adalah alat Allah untuk menyelenggarakan pelayanan publik&#8211;karena itu, sudah sepantasnya diberi respek dan ketundukan (<strong>ayat 5-7<\/strong>).<\/p>\n<p>Mulai ayat 8, Paulus berbicara tentang sikap dan perilaku orang percaya dalam hubungan dengan orang lain\/masyarakat di sekitarnya. Orang percaya harus mengasihi orang lain seperti diri sendiri, dan itu ditunjukkan dalam perilaku yang tidak melanggar hukum Allah: tidak melanggar hak orang lain, tidak melukai\/ merugikan orang lain, tidak berbuat jahat kepada orang lain (<strong>ayat 8-10<\/strong>).<\/p>\n<p>Dasar dari semua siap dan tindakan kepada pemerintah maupun orang lain adalah: itu adalah model kehidupan yang dihasilkan dari hidup baru di dalam Kristus&#8211;orang percaya sudah tidak berada dalam kegelapan, tetapi sudah pindah ke dalam terang; bukan lagi orang yang lelap dalam tidur, tapi yang sudah bangun dan bangkit.  Perbuatan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat adalah bukti karya Kristus di dalam diri orang percaya! (<strong>ayat 11-14<\/strong>)<\/p>\n<p>Views: 36<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Roma 13:1-14 rang percaya hidup di dunia, di tengah masyarakat, dengan sistem sosial dan politik yang ada. Tuhan berdaulat atas pemerintahan yang ada, dan Tuhan memakai pemerintahan itu untuk melakukan kehendak-Nya. Paulus menjelaskan bagaimana orang percaya harus hidup dalam hubungannya &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1458\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40,25,9],"tags":[],"class_list":["post-1458","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-perjanjian-baru","category-roma","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1458","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1458"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1458\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1459,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1458\/revisions\/1459"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}