{"id":1423,"date":"2020-12-15T09:41:38","date_gmt":"2020-12-15T02:41:38","guid":{"rendered":"http:\/\/catatanmurid.org\/?p=1423"},"modified":"2024-03-11T09:34:36","modified_gmt":"2024-03-11T02:34:36","slug":"hidup-rumah-tangga-illahi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1423","title":{"rendered":"Hidup Rumah Tangga Illahi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Efesus 5:22-6:9<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">H<\/span>idup keluarga Allah di dalam relasi dengan sesama: suami-istri, orangtua-anak, tuan-hamba. Relasi suami istri dalam pernikahan orang percaya: (a) Istri menundukkan diri (<em>subordinate<\/em>) dan menghormati kepada suaminya, seperti kepada Tuhan, karena suami ditempatkan sebagai kepala istri (5:22-24); (b) Suami mengasihi istrinya seperti Kristus mengasihi jemaat dan menyerahkan diriNya bagi jemaat. Suami harus (obligasi\/tanggung jawab) mengasihi istrinya seperti dirinya sendiri: merawat dan menyayangi&#8211;seperti seekor burung yang menghangatkan anak-anaknya di dengan bulunya (5:25-33).<\/p>\n<p><!--more-->Relasi orantua dengan anak: (1) Anak-anak harus mentaati dan menghormati orangtuanya (6:1-3); (2) Bapak jangan membangkitkan amarah di dalam hati anak-anaknya, tetapi mendidik mereka dalam ajaran dan nasihat Tuhan (6:4)<\/p>\n<p>Relasi tuan dengan hamba: (1) Hamba-hamba harus taat kepada tuan\/majikannya dengan sikap: gentar dan tulus (tidak mendua hati); bukan hanya kalau dilihat tuannya, tetapi karena sikap sebagai hamba Kristus, memandang pekerjaan sebagai pelayanan kepada Tuhan. Ada janji bahwa sikap seperti ini akan mendapat balasan dari Tuhan (6:5-8); (2) Tuan-tuan harus berbuat sedemikian juga kepada hamba-hambanya: melakukan tanggung jawab sebagai tuan dengan tulus dan sungguh-sungguh, tidak menggunakan ancaman, mengingat bahwa tuan dan hamba adalah sama-sama hamba Tuhan (6:9).<\/p>\n<p>Views: 35<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Efesus 5:22-6:9 idup keluarga Allah di dalam relasi dengan sesama: suami-istri, orangtua-anak, tuan-hamba. Relasi suami istri dalam pernikahan orang percaya: (a) Istri menundukkan diri (subordinate) dan menghormati kepada suaminya, seperti kepada Tuhan, karena suami ditempatkan sebagai kepala istri (5:22-24); (b) &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1423\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26,40,9],"tags":[],"class_list":["post-1423","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-efesus","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1423","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1423"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1425,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1423\/revisions\/1425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}