{"id":1360,"date":"2020-11-22T16:15:04","date_gmt":"2020-11-22T09:15:04","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/catatanmurid\/?p=1360"},"modified":"2020-11-22T16:15:04","modified_gmt":"2020-11-22T09:15:04","slug":"menantikan-kedatangannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1360","title":{"rendered":"Menantikan KedatanganNya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Ibadah GKJ Karanganyar &#8211; Minggu, 22 November 2020<\/strong><\/p>\n<p><strong>Matius 25:31-46<\/strong><\/p>\n<p>Ini bagian dari khotbah Tuhan Yesus mengenai bagaimana hidup orang percaya dalam menyambut kedatangan-Nya yang kedua. Dasar pemikirannya: waktu kedatangan-Nya tidak terduga (seperti pencuri)&#8211;&#8220;You also must be ready&#8221; (Mat 24:44).<\/p>\n<p>Bentuk kesiapan orang percaya dalam menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua:<br \/>\n1. Setia melakukan tugas pelayanan\/panggilan&#8211;kedapatan sedang melakukan tugasnya (Mat 24:46).<br \/>\n2. Tekun dan menyiapkan diri untuk penantian yang panjang&#8211;komitmen seumur hidup, tidak hanya sesaat\/jangka pendek saja (Mat 25:1-13).<br \/>\n3. Rajin bekerja menggunakan talenta untuk &#8220;keuntungan&#8221; Sang Tuan (Mat 25:14-30).<br \/>\n4. Tekun melakukan kebaikan\/kemurahan kepada orang-orang yang memerlukan, tak berdaya, kepepet keadaan (Mat 25:31-46).<\/p>\n<p>Dari semua perbuatan yang dianggap sebagai perbuatan yang benar, Tuhan Yesus secara khusus menunjuk perbuatan kemurahan\/kebaikan kepada orang-orang yang lemah\/tak berdaya. Bahkan, Tuhan secara tegas mengatakan bahwa: &#8220;segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.&#8221; (Mat 25:40).<\/p>\n<p>Ada beberapa jenis orang tak berdaya yang disebutkan oleh Tuhan Yesus: orang lapar, orang haus, orang telanjang, orang asing, orang sakit, orang terpenjara. Perbuatan yang disebutkan Tuhan: memberi makan, memberi minum, memberi tumpangan, memberi pakaian, melawat, dan mengunjungi&#8211;bukan hanya memikirkan, mendoakan, membicarakan, tetapi melakukan sesuatu bagi mereka.<\/p>\n<p>Orang-orang yang melakukan itu semua, disebut sebagai orang-orang benar&#8211;direpresentasikan sebagai domba. Ketika Tuhan Yesus datang yang kedua, Ia akan duduk di takhta dan menghakimi semua orang. Orang benar&#8211;yang melakukan kemurahan&#8211;mendapat pujian dan warisan dalam Kerajaan Tuhan. Sedangkan orang fasik&#8211;yang tidak melakukan kemurahan&#8211;mendapat hukuman dan dibuang dalam api kekal bersama iblis dan para malaikatnya.<\/p>\n<p><strong>Penerapan<\/strong>:<br \/>\n1. Bersyukur kepada Tuhan untuk hati yang mudah digerakkan belas kasihan untuk membantu orang lain. Bersyukur untuk kesempatan melakukan kemurahan kepada orang lain di saat mereka paling membutuhkan.<br \/>\n2. Mengatur keuangan sedemikiran rupa sehingga ada persediaan untuk bisa memberi orang lain pada saat diperlukan: (a) tidak boros supaya bisa lebih banyak menyimpan, untuk memberi orang lain; (b) memberikan hak\/kebutuhan sendiri untuk orang lain.<\/p>\n<p>Views: 53<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ibadah GKJ Karanganyar &#8211; Minggu, 22 November 2020 Matius 25:31-46 Ini bagian dari khotbah Tuhan Yesus mengenai bagaimana hidup orang percaya dalam menyambut kedatangan-Nya yang kedua. Dasar pemikirannya: waktu kedatangan-Nya tidak terduga (seperti pencuri)&#8211;&#8220;You also must be ready&#8221; (Mat 24:44). &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1360\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1360","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-saat-teduh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1360"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1360\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}