{"id":1279,"date":"2020-09-01T10:27:11","date_gmt":"2020-09-01T03:27:11","guid":{"rendered":"http:\/\/127.0.0.1\/catatanmurid\/?p=1276"},"modified":"2024-03-11T09:39:45","modified_gmt":"2024-03-11T02:39:45","slug":"rahasia-hidup-berbuah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1279","title":{"rendered":"Rahasia Hidup Berbuah"},"content":{"rendered":"<p><strong>Yohanes 15:1-8<\/strong><\/p>\n<p>Tuhan Yesus memberikan perumpamaan pokok anggur untuk mengajarkan bahwa murid-murid tidak bisa menghasilkan buah kehidupan apabila tidak terus-menerus tinggal di dalam-Nya. Hidup yang memuliakan Tuhan adalah hidup yang berbuah banyak (8); hidup yang berbuah banyak juga menjadi bukti bahwa seseorang adalah murid Kristus yang sejati. Berbuah banyak juga berarti: menerima semua yang diminta kepada Tuhan.<\/p>\n<p><!--more-->Rahasia hidup yang berbuah banyak:<br \/>\n(1) Melekat pada Pokok Anggur. Ranting tidak bisa berbuah dari dirinya sendiri, ia harus tinggal pada pokok anggur, sebab pokok anggur yang menjadi sumber kehidupannya: &#8220;sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.&#8221; (ayat 5); (2) Dibersihkan oleh Bapa, supaya lebih banyak berbuah (ayat 2). Bapa membersihkan hidup murid-murid dengan firman-Nya; (3) Praktisnya: hidup yang terus menerus bersekutu dengan Tuhan dan firman Tuhan tinggal di dalam hidup. Relasi dengan Tuhan dan ketaatan kepada firman Tuhan.<\/p>\n<p>Bersekutu dengan Tuhan. Membawa semua aspek kehidupan kepada Tuhan, dan mentaati firman Tuhan. Tidak memakai cara sendiri dengan kekuatan sendiri. Sebab di luar Tuhan, saya tidak dapat berbuat apa-apa.<\/p>\n<p>Views: 36<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yohanes 15:1-8 Tuhan Yesus memberikan perumpamaan pokok anggur untuk mengajarkan bahwa murid-murid tidak bisa menghasilkan buah kehidupan apabila tidak terus-menerus tinggal di dalam-Nya. Hidup yang memuliakan Tuhan adalah hidup yang berbuah banyak (8); hidup yang berbuah banyak juga menjadi bukti &hellip; <a href=\"https:\/\/catatanmurid.org\/?p=1279\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40,9,12],"tags":[],"class_list":["post-1279","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-perjanjian-baru","category-saat-teduh","category-yohanes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2671,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1279\/revisions\/2671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanmurid.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}